Sukses

Lifestyle

Mamaku, Guru Honorer yang Berjuang Dirikan Sekolah untuk Anak Kurang Mampu

Apakah ada sosok pahlawan yang begitu berarti dalam hidupmu? Atau mungkin kamu adalah pahlawan itu sendiri? Sosok pahlawan sering digambarkan sebagai seseorang yang rela berkorban. Mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri sendiri. Seperti kisah sahabat Vemale yang diikutsertakan dalam Lomba Kisah Pahlawan dalam Hidupmu ini. Seorang pahlawan bisa berasal dari siapa saja yang membuat pengorbanan besar dalam hidupnya.

***

Pahlawan  buatku adalah mamaku. Mama adalah wanita yang hebat tak hanya bagi keluargaku, tapi juga untuk orang lain.

Mamaku adalah seorang guru honorer. Sejak dulu mama dan papa bercita-cita untuk mendirikan sebuah sekolah di mana anak-anak dari keluarga ekonomi kelas bawah dapat mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. Membantu anak-anak kurang mampu mendapatkan sekolah gratis. Serta membantu orang-orang di sekitar kami mendapatkan pekerjaan.

Sehingga, mama dan papaku berusaha mendirikan sebuah SMK di bawah naungan Yayasan Muri Palapa. Nama sekolah tersebut adalah SMK Palapa. Di mana ketua yayasannya adalah papaku dan kepala sekolahnya adalah mamaku.

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/conner bowe

Mendirikan sebuah sekolah bukanlah hal yang mudah. Butuh biaya yang besar serta surat izin yang sangat rumit. Masih kuingat mama sampai harus menghabiskan seluruh tabungannya untuk membangun sekolah tersebut. Bolak balik mengurus surat izin ke dinas. Mewawancarai sendiri guru dan pegawainya. Serta keliling dari satu sekolah ke sekolah lain agar SMK Palapa dikenal banyak orang. Mamaku terus bersemangat sehingga akhirnya berdirilah SMK Palapa dan di tahun pertama SMK Palapa mendapatkan sebanyak 150 siswa.

Namun cobaan datang. Baru beberapa bulan SMK Palapa berjalan, papa divonis kanker paru stadium akhir. Semenjak itu, konsentrasi mama terpecah. Harus mengurus papa yang harus bolak balik masuk rumah sakit dan mengurus sekolah.

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/moorland1997

Beberapa bulan kemudian papa meninggal dan mama benar benar sendiri mengurus sekolah. Ketika itu, mama terlihat tak ada semangat.  

Sampai suatu ketika ada beberapa anak kurang mampu meminta izin bersekolah gratis di SMK Palapa. Mama sadar bahwa sedari awal, ia mendirikan sekolah untuk membantu orang lain. Dan saat itulah semangat mama kembali muncul.

Alhamdulillah, kepemimpinan mama membuat SMK Palapa menoreh berbagai prestasi di tingkat kota maupun propinsi. SMK Palapa juga menjadi SMK swasta ketiga yang memiliki jumlah murid terbanyak di kotaku.  Beberapa anak kurang mampu sekarang dapat bersekolah di SMK Palapa. SMK Palapa juga mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi orang orang di sekitar lingkungan rumah.

(vem/nda)
Loading