Sukses

Lifestyle

7 Alasan Orang Pertahankan Hubungan Meski Tak Ada Lagi Cinta

Mungkin cinta menjadi faktor penting untuk mempertahankan hubungan. Karena bagaimana pun hubungan yang tidak bahagia pasti hanya akan menyebabkan stres dan kekhawatiran, bahkan depresi. Namun beberapa orang memutuskan tidak mengakhiri hubungan atau keluar dari hubungan tersebut meski tak ada lagi rasa cinta.

Dilansir dari Brighside.me, ini sekian alasan mengapa sebenarnya banyak orang tidak lepas dari hubungan tak bahagia meski tak ada lagi cinta.

1. Rasa percaya diri yang rendah
Menurut psikologi, orang yang tidak sadar apa kelebihan mereka dalam sebuah hubungan umumnya siap diperlakukan tidak baik dalam hubungan tersebut. Hal ini dipicu oleh perasaan minder dan merasa tak berguna.

2. Usia
Orang akan ragu untuk berpisah karena melihat usia mereka yang sudah tua dan malu berpisah. Kebanyakan orang akan bertahan dengan perasaan kosong dalam hati mereka asalkan hubungan pernikahan tetap berjalan seperti biasanya.

3. Uang
Uang juga menjadi pertimbangan yang sulit diambil jika berpisah dari pasangan, apalagi jika wanita tak punya pekerjaan atau penghasilannya sendiri dan selama ini bergantung pada suami. Bagaimana kondisi finansial akan terjamin jika berpisah.

Alasan orang bertahan dalam hubungan tak bahagia/copyright Shutterstock.com

4. Tekanan lingkungan
'Apa yang akan dikatakan orang jika cerai?' Kalimat ini pasti mengerikan. Ini pasti menjadi tantangan tersendiri yang membuat sebagian orang memilih jalan menerima keadaan dibanding berpisah dan jadi bahan gunjingan orang.

5. Mereka tak baik tapi hanya dia yang kumiliki
Pikiran inilah yang banyak dimiliki wanita meski tak ada lagi cinta. Pada akhirnya mereka pasrah dengan keadaan. Tidak berusaha memperbaiki hubungan dan bahkan memilih ikut mengabaikan pasangannya.

6. Anak-anak
Umumnya orang bertahan karena anak-anak mereka dan tak punya kepercayaan bisa bahagia jika melepaskan hubungan yang sekarang. Anak adalah penyemangat dan demi anak, biasanya orangtua tak akan bercerai agar anak tak perlu merasakan rasa sakitnya juga.

7. Percaya bahwa pernikahan bahagia itu tak ada
Karena sering mendengar cerita bahwa pasangan lain juga sering bertengkar dan menghadapi masalah, pada akhirnya wanita membentuk pikiran bahwa sebenarnya pernikahan bahagia itu memang tak ada. Pernikahannya tak bisa lebih bahagia lagi.

Perpisahan memang tak pernah menyenangkan, apalagi jika perpisahan itu dalam konteks yang serius seperti pernikahan. Dibanding berpisah atau bertahan dalam hubungan yang hambar, akan lebih baik jika punya tekad memperbaiki hubungan dan saling memahami, ladies.

(vem/feb)
;
Loading