Sukses

Lifestyle

Langkah Mudah untuk Mencegah Kanker Kulit

Fimela.com, Jakarta Kanker merupakan penyakit mematikan kedua setelah penyakit jantung. Termasuk kanker kulit. Dilansir dari Alo Dokter, kanker kulit merupakan berbahaya yang memiliki 5 jenis. Karsinoma sel basal, Karsinoma sel skuamosa, Actinic Keratosis, Kanker melanoma, dan Karsinoma sel merkel. 

 Setiap jenisnya memiliki ciri yang berbeda. Meskipun dapat mengancam siapapun, kanker kulit sebenarnya bisa dijegah. Alo Dokter menulis, pencegahan terbaik adalah dengan menghindarkan kulit dari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama. 

Apa lagi bagi orang yang pernah mengidap melanoma atau kanker kulit jenis non-melanoma. Selain menjauhkan kulit dari paparah sinar matahari dalam jangka waktu lama, ada beberapa cara lain sebagai pencegahan kanker kulit. 

Tips Mencegah Kanker Kulit

Mencegah kanker kulit tentu saja tak bisa lepas dari makanan sehat yang dapat melindungi kulit dari berbagai gangguan penyakit. Seperti makanan-makanan yang mengandung vitamin C dan E. Namun juga penting bagimu untuk mengecek tahi lalat yang terdapat pada tubuh. 

Karena, Alo Dokter menulis, tahi lalat yang berubah warna dan ukuran serta bentuknya bisa saja menjadi salah satu indikasi adanya melanoma. Lantas, bagaimana cara mencegah penyakit ini muncul?

Hindari Paparan Sinar Matahari di Siang Hari

 

Hindari paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang lama. Terutama pada jam 10.00-14.00. Karena, pada waktu ini, merupakan puncak terpanas. 

 

Gunakan Tabir Surya

 

Meskipun tak ingin berjemur di pinggir pantai, setiap harinya kamu tetap harus mengenakan tabir surya. Disarankan memakai tabis surya minimal SPF 15 untuk pemakaian sehari-hari. Jika cuaca lebih panas dari biasanya, kenakan tabir surya ber-SPF yang lebih tinggi. 

Hindari UV Buatan

Memiliki kulit cokelat memang dianggap seksi bagi sebagian orang. Namun, tanning menggunakan UV buatan justru lebih berbahaya dari sinar matahari asli. Karena, Alo Dokter menulis, UV buatan menggunakan sumber radiasi sinar ultraviolet yang terkonsentrasi. Radiasi sinar UV ini bisa meningkatkan risiko berkembangnya melanoma.

Loading