Sukses

Lifestyle

5 Cara Menjinakkan Perasaan Rindu pada Pria yang Sudah Mengoyak Hati

Fimela.com, Jakarta Duh, kenapa sih kok malah kangen sama seseorang yang seharusnya sudah dilupakan? Meski dulu dia pernah bikin kita patah hati, kenapa sekarang kok merindukannya? Apakah perasaan ini nyata atau hanya ilusi belaka?

Merindukan seseorang yang pernah bikin kita patah hati memang menimbulkan dilema sendiri. Apalagi saat itu terjadi pada masa kita sedang berproses untuk moving on, benar-benar sangat menyiksa batin. Untuk kembali menenangkan diri dan mengatasi rindu yang sebenarnya sudah tak perlu kita rasakan, ada beberapa hal yang bisa dicoba berikut ini.

1. Izinkan Rindu Itu Hadir

Kalau semakin keras ditolak dan diabaikan, perasaan rindu bisa makin beras. Jadi lebih baik izinkan saja perasaan rindu itu hadir. Izinkan dirimu merasakan rasa rindu tersebut. Mungkin memang ada kenangan-kenangan indah yang sudah jadi bagian dari hidupmu. Tapi cukup dirasakan sendiri saja. Tak usah sampai impulsif dengan meneror kembali dia untuk kembali padamu.

2. Batasi Sampai Kapan Akan Merindu

Kalau mau menangis semalaman demi melepas rindu itu ya sudah lakukan saja. Yang perlu diingat adalah batasi diri. Beri diri batasan sampai kapan menangisnya. Sampai kapan akan merindunya. Kalau sudah tegas cukup malam ini saja rindunya, besok pagi langsung segera buka lembaran baru. Buat jadwal baru untuk mengisi hari-hari dengan hal yang lebih indah dan membahagiakan.

3. Maafkan Dirinya dan Dirimu

Kepada dia yang pernah bikin hati terkoyak dan hancur berkeping-keping, maafkan saja. Kepada dirimu yang pernah salah memilih orang untuk dicintai, maafkan juga. Mau kembali ke masa lalu untuk memperbaiki semua juga percuma. Jadi salah satu hal yang paling masuk akal untuk dilakukan adalah memaafkan semua dan relakan serta ikhlaskan. Ringankan hati dan perasaanmu supaya bisa menciptakan kebahagiaan yang lebih baik lagi ke depannya.

4. Jadikan Luka yang Membekas sebagai Pengingat

Luka yang ada meninggalkan bekas. Tak apa. Jadikan saja sebagai pengingat. Kita yang sekarang memang bukanlah kita yang dulu. Mungkin saat ini kita merindukannya karena dulu ada harapan yang pernah kita bangun dengannya. Tapi ketika semua sudah pupus, maka yang bisa kita lakukan dan ada dalam kuasa kita saat ini adalah melakukan yang terbaik untuk hari ini dan hari-hari selanjutnya. Fokus dengan apa yang bisa kita kerjakan dan lakukan saat ini. Ingat kembali bahwa ada hari-hari yang lebih baik untuk diisi dengan hal-hal yang baru daripada hanya tenggelam dalam luka yang sudah berakhir.

5. Lakukan Sesuatu yang Baru untuk Pertama Kalinya

Saat perasaan sudah lebih ringan dan tenang, kini saatnya untuk bergerak. Lakukan sesuatu yang baru untuk pertama kalinya. Sibukkan diri dengan hal-hal yang belum pernah dicoba sebelumnya. Bisa dibilang kita perlu pengalih perhatian. Tapi pengalih perhatian yang bermakna dan bermanfaat untuk kita. Jangan sampai hidup tersiksa dalam bayang-bayang masa lalu yang sudah tak layak dipertahankan.

Mungkin rindu yang kita rasakan ini bukan rindu pada sosoknya, melainkan pada kenangan yang pernah kita miliki bersamanya. Jika kali ini memang benar-benar ingin membuka lembaran baru, saatnya untuk lebih tegas membuat pilihan untuk lebih mencintai diri sendiri dan bahagia dengan kehidupan baru yang lebih baik.

Loading