Sukses

Lifestyle

Masih Single di Usia 30an Bukan Berarti Tak Paham Arti Cinta

Fimela.com, Jakarta Waktu kadang berlalu begitu cepat tanpa kita sadari. Tiba-tiba sudah melampaui usia 20an dan "tidak sadar" sudah memasuki usia 30an. Semua teman dekat sudah berumah tangga dan sibuk dengan peran baru mereka sebagai ibu, sementara kita dan mungkin sebagian perempuan lain yang berusia 30an di luar sana masih single. Belum menikah, bahkan ada rencana nikah dalam waktu dekat pun belum.

Masih single di usia 30an bukan berarti kita tak paham arti cinta. Tak selalu berarti kita terlalu pilih-pilih soal jodoh atau pasangan hidup. Bisa jadi karena memang belum menemukan orang yang tepat. Daripada memaksakan diri menjalin hubungan dengan orang yang salah, mending memanfaatkan waktu yang ada untuk bahagia dan lebih banyak berkarya.

2 dari 3 halaman

"Being single doesn't mean that you know nothing about love. Sometimes being solo is wiser than being in a false relationship." - wiseoldsayings.com

Ada banyak hal menyenangkan yang bisa kita lakukan mumpung masih single. Bagi yang sedang berkarier, terus perjuangkan dengan baik. Berkarya sebaik mungkin dan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat untuk banyak orang. Yang masih berjuang mewujudkan impian-impian, tetaplah melangkah dan lakukan yang terbaik dari setiap usaha yang dilakukan.

Kita punya banyak kesempatan untuk melakukan berbagai hal dengan penuh cinta. Bisa menjadi seorang anak perempuan yang dibanggakan keluarga. Bisa menjadi sosok yang dapat diandalkan atas pekerjaan atau karier yang kita punya. Bisa menjadi perempuan yang dipercaya menjalankan berbagai tanggung jawab penting. Cinta bagi kita tak sebatas bisa memiliki pacar atau pasangan secepatnya. Tapi juga bisa melakukan berbagai hal menyenangkan dan bermanfaat dengan hati yang bahagia.

3 dari 3 halaman

"If you really are going to be a happy single, you have to stop treating being single as the annoying time that you pass between relationships and embrace it. Rather than focusing on what you lack, focus on what you have: You." - Natalie Lue

Daripada hanya meratapi nasib atau menangisi kekurangan yang kita punya, mending fokus memaksimalkan potensi dan kelebihan yang ada. Kita masih punya banyak waktu untuk melakukan berbagai hal. Bahkan justru karena masih single, kita bisa membagi lebih banyak prioritas untuk orang-orang terdekat kita.

Kita masih bisa memberikan banyak cinta untuk orangtua dan keluarga kita. Kita masih bisa merasakan dan menerima cinta dari ayah dan ibu kita. Kita punya kesempatan untuk tetap berbagi cinta pada sahabat, teman, bahkan pada kolega atau klien kita. Yang tak kalah penting lagi adalah kita masih bisa memberikan cinta untuk diri kita sendiri.

Tugas kita adalah berusaha sebaik mungkin. Kita tetap akan mengusahakan jodoh dan pasangan terbaik untuk hidup kita. Sementara itu kita juga tetap akan melakukan yang terbaik untuk hidup kita, mengoptimalkan setiap detik waktu dan hari yang kita punya dengan sebaik-baiknya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Katanya Single Itu Bahagia, Yakin Nih Bukan Menghibur Diri Saja?
Artikel Selanjutnya
4 Alasan Wanita Enterpreneur Bertahan Jadi Single