Sukses

Lifestyle

Ulasan: DEBM (Diet Enak, Bahagia, & Menyenangkan) - Robert Hendrik Liembodo

Fimela.com, Jakarta Judul: DEBM (Diet Enak, Bahagia, & Menyenangkan) Cara Mudah Turunkan Berat Banda Tanpa Sengsara

Penulis: Robert Hendrik Liembodo

Editor: Intarina Hardiman

Food Stylist: Ima Hardiman

Fotografer: CB Ariyo Pidekso

Desain Grafis: Mutia HS

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ketujuh: Maret 2019

DEBM adalah Diet Enak Bahagia dan Menyenangkan. Terutama untuk yang hobi makan, malas olah raga, tapi cita-citanya selalu ingin ramping dan menawan.

Kenapa ENAK, karena Anda bisa kurusan dengan tetap bisa makan enak, tanpa menghilangkan makanan favorit Anda dalam menu sehari-hari Anda, seperti steak daging, ikan bakar, sate kambing muda, keju dengan krim, susu full cream dan sebaiknya.

Kenapa BAHAGIA, karena DEBM adalah Diet tanpa sengsara, mereka yang menjalani diet DEBM tampak lebih sehat, lebih cantik, lebih ganteng, lebih muda, lebih kuat, dan lebih langsing.

Kenapa MENYENANGKAN, karena diet satu ini khusus untuk yang hobi makan, malas olah raga tapi inginnya langsing. Diet DEBM memang tidak membiarkan pelakunya sampai kelaparan, Anda harus kenyang setiap saat tanpa perlu menahan rasa lapar. Anda boleh makan makanan favorit Anda sebanyak Anda mau, tapi tentu tetap di jalur DEBM, yaitu rendah karbohidrat, tinggi protein, tinggi lemak, dan rendah gula. Aturan dan penjelasannya dipaparkan dengan cara yang praktis namun padat di buku ini.

Selain penjelasan seputar DEBM, buku ini juga dilengkapi resep-resep berupa menu 2 Mingguan berupa makan pasi, makan siang dan makan malam. Diperkaya pula dengan 20 resep snack camilan yang lezat. Disusun oleh Robert Hendrik Liembono, founder diet DEBM dengan follower di Instagramnya (@ resep_inspirasi_debm) sejumlah lebih dari 145 K dan fans page di Facebook sejumlah 700 ribu lebih anggota.

***

 

 

Mengenal DEBM

Kalau kita mendengar kata "diet" hal pertama apa yang terlintas di pikiran kita? Sebagian dari kita mungkin akan langsung terpikir soal usaha menurunkan berat badan dengan menahan lapar. Atau terpikir soal usaha olahraga mati-matian dan mengurangi makan untuk cepat kurus. Kedengarannya seperti sangat menyiksa diri, ya.

Metode diet sendiri ada bermacam-macam. Bahkan bisa disesuaikan dengan keinginan atau kebutuhan masing-masing individu. Salah satu metode diet yang cukup populer adalah DEBM (Diet Enak, Bahagia, & Menyenangkan). Dalam buku DEBM (Diet Enak, Bahagia, & Menyenangkan) Cara Mudah Turunkan Berat Banda Tanpa Sengsara karya Robert Hendrik Liembodo diungkapkan bahwa diet ini cocok untuk yang hobi makan, malas olahraga, tapi cita-citanya selalu ingin ramping dan menawan. Dengan kata lain, diet ini membantu kita untuk mengatur pola makan yang lebih baik tanpa harus sengsara atau menyiksa diri.

Saat Diet Tetap Bisa Makan Enak ala DEBM

Buku DEBM ini ditulis oleh Robert Hendrik Liembodo berdasarkan pengalamannya sendiri menurunkan berat badan. Usahanya menurunkan berat badan bukan semata-mata ingin kurus, melainkan juga untuk kesehatannya sendiri agar tidak sakit-sakitan lagi. Dalam buku ini, ia memberi penjelasan yang sangat rinci soal DEBM. Bahkan dilengkapi pula dengan resep menu sehari-hari dan camilan ala DEBM yang bisa dicoba langsung. Berbagai info menarik terkait pola makan yang "bisa bikin kurus" juga bisa kita dapatkan di sini. Satu hal lagi yang perlu digarisbawahi adalah pembaca tetap punya kewajiban untuk bijak dengan kesehatannya sendiri dan bila perlu berkonsultasi ke dokter dulu sebelum memulai DEBM.

DEBM merupakan diet rendah karbo tinggi lemak/protein. DEBM mengurangi karbo sehingga dalam keadaan rendah karbo, tubuh mulai menggunakan lemak sebagai bahan bakar. Karbo yang perlu dihilangkan dalam menu makan sehari-hari, meliputi nasi, mi, gula, kentang, ubi, singkong, tepung, olahan tepung, beras merah, beras hitam, dan beras ketan. Buah yang dipantang, antara lain mangga, pepaya, pisang, semangka, dan melon. Buah yang boleh sedikit, meliputi apel, pir, stroberi, dan jambu air. Buah yang boleh banyak adalah avokad. Karbo yang boleh banyak, antara lain buncis, wortel, rebung, sayuran daun, dan lobak.

Di buku ini kita juga mendapat panduan lengkap cara memulai DEBM. Mulai dari urutan sarapan, minum air putih, makan camilan, hingga makan malam. Kita tidak akan lapar bila mengikuti DEBM dengan benar. Bahkan kita masih bisa menikmati camilan yang lezat dan aneka menu sedap setiap hari. Inspirasi menu harian dan mingguan juga bisa kita peroleh di sini.

Ada Berbagai Tips Sehat yang Bisa Diikuti di Buku Ini

Yang menarik dari buku ini adalah adanya pemaparan lengkap soal bagaimana tubuh kita memproses semua jenis makanan yang masuk. Kita juga diarahkan untuk mulai lebih peduli dengan kesehatan. Setidaknya kita bisa mulai dengan menghilangkan beberapa jenis kebiasaan buruk, seperti:

1. Melewatkan sarapan.

2. Sarapan nasi uduk/nasi kuning.

3. Hobi ngemil kerupuk.

4. Kalau tidak makan nasi tidak kenyang.

5. Makan ni/nasi goreng tengah malam sebelum tidur.

6. Makan sate kambing pakai nasi sebakul.

7. Minum kopi harus pakai gula/susu kental manis.

8. Malas/lupa minum air.

9. Takut sama lemak tapi berani sama gula.

10. Menganggap buah bukan makanan.

11. Bikin jus selalu diberi gula.

12. Habis makan nasi, ditutup dengan rujak buah.

13. Takut dengan protein hewani.

14. Malas olahraga.

15. Menggunakan makanan sebagai solusi stres.

16. Sayang-sayang sama makanan sisa tapi tidak sayang sama kesehatan sendiri,

17. Terlalu sering menimbang di alat timbangan badan, jadi bikin stres.

18. Stop makan nasi, tapi ganti nasi dengan buah.

19. Sore-sore ngemil pisang goreng/bakwan goreng.

20. Jarang makan, tapi sekali makan sebakul.

Disiplin dan konsisten jadi kunci keberhasilan setiap metode diet, tak terkecuali dalam metode DEBM ini. Banyak yang berhasil mendapatkan berat badan yang ideal melalui metode DEBM. Pastinya setiap hasil yang didapat telah melewati serangkaian proses yang panjang. Mengatur pola makan dan memastikan setiap makanan yang masuk ke tubuh sesuai dengan kebutuhan setiap hari dengan konsisten kedengarannya mudah, tapi praktiknya butuh komitmen kuat.

Bagi yang tertarik untuk mencoba DEBM, buku ini bisa jadi referensi yang tepat. Barengi juga dengan konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan tubuh kita bisa mengikuti pola dan metode diet ini dengan baik. Sekalipun belum tertarik untuk langsung mengikuti metode DEBM, kita masih bisa menerapkan sejumlah tips sehat yang ada di buku ini dalam keseharian untuk menjaga berat badan dan tidak gampang gemuk.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Ulasan: Resep Panjang Umur, Sehat, dan Sembuh (Tan Shot Yen dan Hindah Muaris)
Artikel Selanjutnya
Resensi Novel The Hating Game (Musuh Bebuyutan) - Sally Thorne