Sukses

Lifestyle

Uangmu Uangku, Berapa pun Isi Dompetmu Aku Harus Tahu!

Fimela.com, Jakarta Sudah menjadi hal umum dan sangat mendasar bahwa ketika seseorang memutuskan menikah, maka ia harus tahu kondisi finansial pasangannya. Jangan sampai masalah uang membawa malapetaka setelah menikah dan menghancurkan rumah tangga. Karena survei sudah membuktikan bahwa salah satu penyebab utama perceraian adalah masalah keuangan.

Sampai-sampai ada istilah uangmu adalah uangku dalam pernikahan. Hal ini bukan tanpa dasar, karena pasangan memang harus tahu kondisi keuangan masing-masing. Tak perlu malu mengatakannya, jika memang penghasilan pria lebih kecil dari perempuan yang ingin dinikahinya, atau mungkin berasal dari keluarga tak berada.

Toh menikahi pria dari keluarga kaya bukan berarti hidupmu akan makmur sentosa. Banyak juga yang jatuh miskin karena dia sendiri tak punya kemampuan mengelola uang dengan benar.

2 dari 4 halaman

Masalah Uang Bisa Hancurkan Pernikahan

Banyak orang yang dibutakan cinta berpikir "masalah uang bisa dipikir nanti", pokoknya menikah saja dulu. Atau mungkin dengan gampangnya berkata, "rezeki itu sudah ada yang ngatur, menikah pasti ada rezekinya sendiri", tanpa berpikir panjang rencana apa yang akan dilakukannya di masa depan.

Pada akhirnya mereka menikah dengan kondisi 'apa adanya', dengan mengandalkan uang seadanya atau justru numpang hidung orangtuanya, jadi benalu yang tak bisa hidup mandiri. Hal lebih parah lagi, mereka terjerat hutang sana sini dan tak bisa membayarnya.

Pemikiran sembrono inilah yang kemudian menumbuhkan banyak perkara, bukan hanya antara suami-istri itu sendiri, tapi juga menjalar ke hubungan keluarga besar, pertemanan dan lainnya.

Padahal menurut sebuah poling yang dilakukan tahun 2004, hampir 40 persen pasangan menikah mengaku bahwa mereka berbohong pada pasangan mereka tentang kepemilikan uang, dan ini menjadi masalah yang sangat sensitif dan menghancurkan pernikahan.

3 dari 4 halaman

Tak Ada Orang Hidup Cuma Makan Cinta

Profesor psikologi klinis University of Winconsin, Ken Robbins, M.D., mengatakan "Bukan ide bagus punya filosofi yang benar-benar sama tentang uang, namun masalah finansial akan lebih mudah dihindari jika memiliki kesepakatan mengelolanya bersama."

Penelitian lain yang dilakukan di University of Michigan juga menemukan bahwa suami istri yang memiliki cara pandang berbeda terhadap cara menggunakan uang, punya lebih banyak masalah dalam pernikahan mereka.

Itulah kenapa, perempuan sebaiknya punya pikiran cerdas dan realistis. Jangan sampai punya berpikir pendek, asal ada cinta bisa bahagia. Sebaliknya, Sahabat Fimela nggak bakal bisa hidup cuma makan CINTA, karena uang juga kebutuhan utama.

Bahkan jika memang mengesampingkan masalah uang dengan gampangnya, paling tidak punya rencana finansial masa depan yang bisa dipertanggungjawabkan. Well, masihkah menganggap masalah 'uang' adalah hal sepele dalam satu hubungan?

4 dari 4 halaman

Tonton juga video yang satu ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Lebih Memerhatikan Anak, Hal yang Ternyata Bisa Merusak Pernikahan
Artikel Selanjutnya
Ini Alasan Pentingnya Bicarakan Uang Sebelum Menikah!