Sukses

Lifestyle

Percayalah Tuhan Sedang Menyelamatkanmu dengan Mematahkan Hatimu

Fimela.com, Jakarta Patah hati memang tidak mudah, rasanya ingin menyalahkan semua orang karena membuat kita tak bersama dengan orang yang kita cintai. Lalu, benarkah menyalahkan orang lain dapat membuat keadaan kembali seperti semula? Nyatanya patah hati tidak selalu buruk. Hmm, saya tidak sedang menghibur. Akan selalu ada hal-hal baik di balik hal buruk yang kita alami.

Mungkin saat patah hati dan diputus karena si dia selingkuh. Tahu tidak, artinya Tuhan sedang menunjukkan hal buruk dari pasangan kita. Mungkin saat putus kita menganggap dunia tidak adil dan mengapa dia berbuat buruk kepada kita. Nyatanya, Tuhan sedang menyelamatkan kita dari hal-hal buruk saat bersama pasangan. Kemalangan tidak selalu berakhir hal yang menyedihkan, bukan?

Marah dan kesal saat keinginan tidak tercapai adalah manusiawi. Kita pernah berharap pada hubungan tersebut. Pernah bermimpi, jika hubungan yang kita bangun kelak akan selamanya baik-baik saja dan tidak pernah berakhir. Kecewa karena kita pernah berekspektasi.

2 dari 3 halaman

Patah hati bukan akhir dunia

Menangis dan berantakan saat patah hati adalah hal yang biasa. Normal dan manusiawi, lalu apakah terus bersedih akan membaut segalanya kembali baik-baik saja? Percayalah kadang hal buruk yang terjadi pada kita adalah proses belajar.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal, menemukan adanya 'sindrom patah hati ', yang dapat diartikan sebagai munculnya stres emosional yang parah sehingga bisa memengaruhi otak, dan lebih besar lagi, tubuh seseorang yang mengalami patah hati tersebut.

Meskipun demikian, patah hati akan membuat kita lebih berani. Berani untuk membuat pilihan-pilihan yang lebih baik. Berani untuk bilang tidak pada hubungan yang cuma bikin menderita. Selain itu patah hati akan membuat kita bisa membedakan ketulusan. Kita lebih berhati-hati dalam menerima kehadiran orang baru.

Yup, patah hati bukan akhir dunia. Patah hati adalah cara Tuhan menyelamatkan kita dari penderitaan yang lebih panjang. Jadi apa yang perlu disesali? Selamat menjalani hari, dan bersyukurlah telah diselamatkan Tuhan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Patah Hati Mengubah Otakmu Seperti Ini, Menurut Penelitian!
Artikel Selanjutnya
Dicampakkan tapi Masih Cinta? Redakan Galaumu dengan 5 Cara Ini