Sukses

Lifestyle

Trauma Investasi Bodong, Intip Tips dari Finacial Planner Ini

ringkasan

  • Deretan kasus investasi bodong di Indonesia kerap menjerat kalangan perempuan, khususnya ibu rumah tangga
  • Hal ini karena minat perempuan untuk berinvestasi tinggi namun terhalangi oleh keterbatasan pengetahuan dan informasi yang cukup
  • Konsep investasi syariah bisa menjadi salah satu pertimbangan dan solusi

Fimela.com, Jakarta Perempuan sebagai perencana keuangan memiliki peranan penting. Oleh karena perlu kiranya melek dengan konsep investasi yang tepat agar menuai manfaat finansial yang rasional. Perempuan juga harus termotivasi untuk berpikir kritis dalam mengolah informasi agar mampu memvalidasi kebenaran dari tawaran investasi yang dibagikan di sosial media.

Deretan kasus investasi bodong di Indonesia kerap menjerat kalangan perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Modus arisan online kerap terjadi karena budaya arisan sudah dikenal di kalangan ibu-ibu di Indonesia. Selain itu, perekrutan anggotanya leluasa, serta sistem penyetoran dananya mudah dipahami.

Deretan kasus yang berulang kali terjadi menandakan adanya minat perempuan untuk investasi namun terhalangi oleh keterbatasan pengetahuan dan informasi yang cukup dalam mengenal mana skema investasi yang benar dan salah.

“Umumnya jika suatu perusahaan sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka kita bisa meyakini legalitas bisnisnya,” kata Putri Madarina, perencana keuangan dan investasi syariah seperti rilis yang diterima Fimela, Kamis (23/5).

Jika dikelola melalui instrumen yang tepat, investasi dapat menghasilkan keuntungan yang menunjang kesejahteraan keluarga. Pada dasarnya setiap perempuan memiliki kemampuan untuk kritis dan cermat dalam mempelajari investasi.

“Pertama-tama harus paham dulu bahwa setiap investasi memiliki risiko, dan risiko tersebut dapat dipilih dan dikelola sesuai kemampuan kita. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan keuntungan investasi yang tinggi. Pastikan kamu mengetahui sistem dan perhitungan keuntungan tersebut,” tambah Putri.

Jasa financial planner dapat memberikan rekomendasi langkah yang harus dilakukan untuk mencapai kondisi keuangan yang kembali sehat. Namun di Indonesia, masyarakat belum familiar terhadap sosok financial planner. Melihat hal ini, Putri berinsiatif untuk berbagi dengan rutin membuat konten edukasi keuangan melalui Instagram serta channel podcast.

"Ke depannya, saya berupaya konten-konten ini juga dapat hadir di medium yang lebih mainstream, seperti YouTube dan Facebook agar penyebaran kontennya lebih masif,” tutur Putri.

Selain melalui sosial media, Putri juga aktif menjadi pembicara seputar keuangan dan investasi di berbagai forum edukasi. Salah satu ilmu yang sering disampaikan di berbagai forum yaitu setiap individu perlu memiliki perencanaan keuangan untuk anggaran bulanan, tabungan, investasi, dan dana pensiun agar tujuan finansial dapat tercapai, khususnya bagi mereka yang telah berkeluarga.

 

Konsep investasi syariah

Putri mengungkapkan salah satu cara mengatasi trauma investasi bodong adalah dengan investasi syariah. Masyarakat Indonesia sendiri kini tengah mengalami peningkatan inklusifitas nilai-nilai beragama sebagai pedoman hidup, khususnya umat Islam.

“Perempuan Muslim di kota-kota besar semakin aktif bergabung dalam forum pengajian. Dari komunitas yang telah terbentuk ini, saya bisa menyampaikan edukasi mengenai investasi syariah. Yang paling efisien dalam kesempatan ini ialah investasi syariah” kata Putri.

Memahami investasi syariah bukan sesederhana perkara halal dan haram saja, namun mengerti esensi dari prinsip syariah itu sendiri. Keistimewaan investasi syariah adalah azas bermanfaat bagi sesama, serta menjunjung keadilan melalui sistem bagi hasil yang disepakati di awal seperti dalam reksa dana syariah.

“Jika kamu terpanggil dengan value hidup yang seperti itu, maka investasi syariah adalah pilihan yang tepat, sehingga tidak takut akan investasi bodong lagi,” tutup Putri.

Simak juga video berikut ini:

#GrowFearless with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
Sesekali Mementingkan Diri Sendiri Itu Perlu, Ini 4 Manfaatnya
Artikel Selanjutnya
5 Hal yang Perlu Disadari di Usia 20an agar Hidup Tak Kebanyakan Drama