Sukses

Lifestyle

Cara Mencegah Dua Kanker yang Dialami Ustad Arifin Ilham

ringkasan

  • Ustad Arifin Ijam meninggal dunia pada usia 49 tahun karena penyakit kanker kelanjar getah bening dan kanker nasofaring
  • Olahraga dan rajin minum air putih dapat cegah kanker getah bening
  • Disarankan melakukan vaksin EBV untuk cegah kanker nasofaring

Fimela.com, Jakarta Kabar duka datang dari Ustad Arifin Ilham. Beliau meninggal dunia setelah melewati masa kritis di Penang, Malaysia, Rabu (22/5/2019) malam. Kabar duka ini disampaikan oleh putranya, Alvin Faiz melalui akun Instagram pribadinya.

Ustad Arifin Ijam meninggal dunia pada usia 49 tahun karena penyakit kanker kelanjar getah bening dan kanker nasofaring.

Kematian akibat kanker getah bening ini memang masih tinggi, oleh karenanya tak ada salahnya kita mencari tahu apa itu kanker getah bening. Agar kita terhindar dari penyakit ini.

Kanker getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang bisa membantu melawan infeksi, baik oleh bakteri mamupun virus. Maka, jika terjadi infeksi, kelenjar getah bening ini dapat membengkak untuk memberika tanda. Pembengkaka biasanya terjadi di area ketika, leher, di bawah dagu, dan di pangkal paha.

Dilansir dari halodoc, pembengkakan kelenjar getah bening (lymphadenopathy) adalah kondisi ketika kelenjar getah bening atau gumpalan jaringan sebesar kacang yang berisi sel darah putih mengalami pembesaran.

Maka hati-hati jika, pembengkakan tersebut terasa keras saat ditekan, kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas dan badan terasa lemah, pembengkakan lebih dari dua minggu dan ukuran membesar, selalu demam, berkeringat saat malam, berat badan turun drastis, dan sakit teggorokan.

Penyakit ini dapat dicegah dengan rajin berolahraga, konsumsi makanan bernutrisi, sering minum air putih, istirahat yang cukup, terpenting hindari rokok dan minuman berakohol.

Kanker nasofaring

kanker ini terjadi pada bagian hidung dan bagian atas saluran pernafasn. Dengan gejala mimisan, sumbatan hidung, keluarnya cairan dari hidung, nyeri wajah, sakit kepala, gangguan peglihatan, wajah mati rasa, benjolan di leher, ganggunan pendengaran, telinga berdenging, dan turun berat badan secara drastis.

Dilansir dari Halodoc, Faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker nasofaring adalah jarang mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan karoten, kebiasaan merokok, sering minum alkohol, dan sering mengonsumsi makanan yang mengandung nitrosamine.

Untuk itu, hindari rokok dan minum alkohol untuk mencegah penyakit ini. Dan disarankan untuk melakukan vaksin EBV.

 

#Growfearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Apakah Aman Makan Salmon Mentah? Apa Bahayanya?
Artikel Selanjutnya
Koleksi Jam Tangan yang Nyaman untuk Semua Profesi