Sukses

Lifestyle

Good News, Mebel Kayu Jati Indonesia Diminiati Banyak Konsumen di Inggris

Fimela.com, Jakarta Produk-produk Indonesia nampaknya semakin diminati pasar luar negeri. Hal ini terlihat dalam hubungan perdagangan Indonesia dengan Inggris yang senantiasa dilakukan, terutama saat memasuki perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara di tahun ini. 

Peningkatan hubungan perdagangan ini dilakukan dengan mengembangkan ekspor produk Indonesia oleh pengusaha lokal di Inggris, yang dilakukan oleh berbagai pengusaha. Salah satunya, toko furnitur 'Lombok' di London, Inggris. 

Toko furnitur ini telah beroperasi sejak tahun 1998 dengan menjual produk ekspor kayu jati Indonesia. Selama hampir 20 tahun, toko ini bermitra dengan pengrajin jati Indonesia dan melakukan ekspor prpduk ke Inggris setiap bulannya. 

Kemitraan dagang ini juga sekaligus mengedukasi para konsumen Inggris akan tingginya kualotas produk kayu jati Indonesia. Untuk itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di London bekerja sama dengan 'Lombok' untuk mengadakan kegiatan promosi perdangangan. 

 

Passport to Indonesia

Kegiatan ini lantas dikemas dengan berbagai kegiatan kebudayaan, yang digelar pada 20 Juni 2019 kemarin. Sekitar 200 pembeli potensial mendapat kesempatan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kualitas dan desain produk kayu jati Indonesia. 

Mereka berkeliling showroom yang terletah di tengah kota London. Dengan mengusung tema 'Passport to Indonesia,' para pembeli diajak untuk berkenalan ke berbagai daerah Indonesia melalui berbagai penampilan kebudayaan. 

Seperti tari topeng dan gamelan Jawa, musik sasando dari Nusa Tenggara Timur, workshop batik, coffee tasting hingga demo masak ayam bakar taliwang khas Lombok. 

Kaidah Kayu Legal

Selain kualitas yang tinggi serta desain produk kayu jati Indonesia yang menarik, Duta Besar Indonesia untuk Inggris Raya, Dr. Rizal Sukma mengatakan kalau furnitur dengan kayu Indonesia sudah memenuhi kaidah kayu legal. 

“Produk furnitur kayu Indonesia sudah memenuhi kaidah kayu legal sebagai hasil daripenandatangananan Forest Law Enforcement, Governance, and Trade VoluntaryPartnership Agreement dengan pihak Inggris sebagai upaya pelestarian hutan danlingkungan hidup,” jelasnya. 

Selain itu, kegiatan promosi perdagangan ini juga menjadi ajang promosi untuk mengundang pembeli dari Inggris agar dapat hadir pada pelaksanaan Trade Expo Indonesia 2019 di International Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, pada 16-20 Oktober 2019 mendatang. 

#GrowFearless with FIMELA

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading