Sukses

Lifestyle

Lebih Baik Tidak Mengenalmu daripada Harus Melupakanmu

Fimela.com, Jakarta Pagi tadi ketika akan berangkat ke kantor, saya melihat sebuah kalimat menarik di badan sebuah truk. "Lebih baik tidak mengenalmu daripada harus melupakanmu," begitu kalimat yang terbaca. Yang membuat tulisan itu mungkin saja pernah memiliki pengalaman pahit sulit melupakan seseorang yang spesial dalam hidupnya. Atau bisa jadi ia berharap seseorang itu sebaiknya tidak ia kenal dari awal agar tak harus susah payah melupakannya kemudian. Who knows?

Memang ya melupakan seseorang itu rasanya hampir mustahil. Mana mungkin bisa menghapus semua jejak dan kenangan yang sudah ia torehkan dalam hidup kita begitu saja? Semua yang sudah terjadi bersamanya sudah menjadi bagian dari dalam hidup kita. Melupakannya bisa dibilang sama dengan menghilangkan bagian diri kita sendiri.

 

 

If you want to forget something or someone, never hate it, or never hate him/her. Everything and everyone that you hate is engraved upon your heart; if you want to let go of something, if you want to forget, you cannot hate. ― C. JoyBell C.

Ada sebuah nasihat yang cukup bijak mengenai melupakan seseorang. Bila ingin melupakannya, jangan membencinya. Kita tak akan bisa melupakannya bila kita terus memendam kebencian padanya. Walaupun mungkin tidak 100% bisa benar-benar melupakan dan menghapus sosoknya dari bayangan kita, setidaknya kita masih punya semangat untuk terus melanjutkan hidup kita dengan lebih nyaman.

But if you forgive someone for something they did to you, it doesn’t mean you agree with what they did or believe it was right. Forgiving that person means you have chosen not to dwell on the matter anymore; you have moved on with your life. ― Idowu Koyenikan, Wealth for All: Living a Life of Success at the Edge of Your Ability

Memaafkan akan menjadi langkah pertama yang paling penting ketika ingin moving on. Maafkan semua kesalahannya. Maafkan dirimu yang mungkin telah salah langkah memilih orang yang salah. Hadapi kenyataan sekarang kondisinya tak lagi sama. Ada hal lain yang lebih membutuhkan perhatianmu. Sesuatu yang sudah berlalu ya sudah tak bisa terus diungkit lagi.

Your mind has a way of not letting you forget things you wish you could. Especially with people. Like, you'll always try your best to forget things that people say to you or about you, but you always remember. And you'll try to forget things you've seen that no one should see, but you just can't do it. And when you try to forget someone's face, you can't get it out of your head. ― John Corey Whaley, Where Things Come Back

Bila memang rasanya mustahil melupakan seseorang yang dulu pernah begitu berarti dalam hidup, saatnya untuk menerima kenyataan tersebut. Anggap saja itu semua sudah jadi bagian dari dalam hidupmu. Ada pelajaran dan hikmah yang selalu bisa digenggam dari kejadian tersebut. Sehingga kita bisa lebih berhati-hati dan memastikan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Bagi yang saat ini sedang berusaha move on atau melupakan seseorang, sebaiknya tak perlu terlalu keras memaksakan diri bila masih terlalu menyakitkan. Maafkan dirimu dan semuanya lalu fokuslah melakukan sesuatu yang lebih baik untuk hidupmu di masa yang akan datang.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Keinginan Hengky Kurniawan Tawarkan Rumahnya untuk Tim Medis Ditolak Warga Setempat
Artikel Selanjutnya
Neona Ajak Penggemar Berjoget Dalam Pembuatan Video Klip The Next Gen