Sukses

Lifestyle

Sering Terjadi Jarang Disadari, Ini Tahapan Stres yang Perlu Diketahui

Fimela.com, Jakarta Setiap orang pasti pernah merasa stres bahkan depresi. Kondisi keuangan yang buruk, hubungan asmara yang tidak sehat, hubungan keluarga yang kurang harmonis hingga pekerjaan yang menumpuk sering kali membuat seseorang merasa stres.

Penyebab stres bisa dibilang tak mudah untuk segera dihilangkan, namun untuk meminalsir stres kita harus tetap tenang, sabar dan mengelola stres tersebut dengan sebaik mungkin. Melansir dari laman Health Line, stres sendiri memiliki tiga tahapan. Tahapan inilah yang perlu kita ketahui agar makin mudah dalam mengelola dan mengendalikan stres yang ada.

Tahapan stres dikemukakan oleh Hans Selye seorang dolter dan peneliti medis terkait kesehatan psikilogi. Dan berikut tahapan stres tersebut.

Tahapan Stres Menurut Hans Selye

Alarm

Tahapan pertama adalah alarm. Ini mengacu pada gejala awal stres yang ditandai dengan detak jantung meningkat cepat, kelenjar adrenalin melepas hormon kortisol (stres) dan keinginan kuat untuk lari dari masalah penyebab stres.

Resistensi

Tahapan kedua ada resistensi. Tahap ini tubuh mulai menerima keadaan yang ada, detak jantung kembali normal dan pelepasan hormon kortisol mengalami penurunan. Ketika tahap ini berhasil dilewati dengan baik, fisik dan psikis akan kembalin normal. Namun jika tahap ini tidak teratasi dengan baik, stres akan berlanjut bahkan lebih buruk.

Kelelahan

Tahap ketiga merupakan tahap kelelahan. Ini adalah tahapan ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan. Stres yang berkepanjangan akan menguras energi, bikin emosi, perasaan tidak tenang, cemas berlebih bahkan ketakutan berlebih yang menyebabkan seseorang merasa tidak punya harapan lagi. Stres yang sudah berada di tahap kelelahan umumnya seseorang akan terlihat depresi, kurang percaya diri, sistem kekebalan tubuh menurun dan makin mudah emosi.

Itulah sedikitnya tiga tahapan stres. Agar stres tidak berkepanjangan, pastikan untuk selalun berpikir positif, tenang dan sabar. Pastikan juga untuk tidak emosi berlebih saat masalah menghampirimu.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Waktu Media Sosial Sebanyak Ini yang Timbulkan Masalah Kesehatan Mental pada Anak
Artikel Selanjutnya
Waspadai Depresi dengan Tiga Tanda Gejala Ini