Sukses

Lifestyle

Kurang Suka Minum Air Putih, Infused Water Solusinya

Fimela.com, Jakarta Air merupakan kebutuhan esensial. Banyak hal negatif yang bisa terjadi apda tubuh jika kekurangan air, dan banyak manfaat yang didapat jika kebutuhan tubuh akan air tersebut terpenuhi. Makanya, ada anjuran untuk minum minimal 2 liter air per hari.

Minum air putih tidak susah, sayangnya masih banyak orang yang memilih untuk minum minuman manis dengan perasa buatan. Dalam jangka panjang, minum minuman seperti itu bukan bagus malah memberikan efek negatif bagi tubuh, lho. Hayo, Sahabat Fimela tim air putih, atau tim minuman manis?

Kalau memang kamu butuh perasa untuk membuat minum air putih jadi lebih semangat, coba opsi yang lebih sehat yakni dengan infused water!

Manfaat Infused Water

Pada dasarnya infused water akan membantumu minum air putih lebih banyak dengan cara memberi rasa alami dari bahan-bahan campuran yang digunakan. Tidak perlu lagi mengandalkan minuman yang mengandung perasa buatan, kamu pun jadi lebih sehat!

Dengan infused water juga kamu mungkin akan mendapat nutrisi tambahan dari buah, sayur, atau rempah yang digunakan meski tidak seefektif jika mengonsumsinya secara langsung.

Cara Membuat Infused Water

- Siapkan satu tumbler khusus yang berukuran agak besar.

- Pilih campuran untuk digunakan, bisa buah; stroberi, apel, melon, apel, pir, jeruk, lemon, dll, rempah; kayu manis, kapulaga, cengkeh, jahe atau biji vanili, bisa herba; rosemary, mint, basil, peterseli, sayuran; mentimun, seledri, wortel, bisa juga dengan bunga; lavender, mawar, dll.

- Masukkan bahan tersebut, bisa 1 jenis atau kombinasi dari 2-3 jenis. Misal; lemon, mentimun, mint.

- Penuhi tumbler dengan air.- Dinginkan di kulkas semalaman agar rasanya sudah tercampur di air. Keesokan paginya, infused water sudah siap diminum.

- Kamu bisa minum dan isi ulang maksimal sampai tiga kali.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Infused Water Tanpa Lemon untuk Tubuh Segar
Artikel Selanjutnya
Berapa Banyak Air yang Harus Diminum Saat Hamil? Ini Kata Ahlinya