Sukses

Lifestyle

5 Macam Pajak dan Penerimaan Negara yang Berdampak Besar Buat Masyarakat

Fimela.com, Jakarta Adulting has never been so easy. Para milenial yang kini sudah beranjak dewasa harus mengurus segala hal sendiri. Bukan hanya mandiri dan bisa menghasilkan uang tanpa bantuan orangtua, tetapi juga harus melakukan kewajiban sebagai warga negara. Salah satunya, pajak yang harus dibayar setiap tahunnya. 

Mendengar kata pajak, bagi para awam dan khususnya bukan lulusan Ekonomi dan Perpajakan, kata ini tentu sangat rumit untuk dimengerti. Selain ada pajak yang harus kamu bayar setiap kali kamu membeli suatu barang atau makanan, pajak penghasilan juga harus diurus dan dibayar setiap tahun. 

Kalau dipikir-pikir, repot memang. Belum lagi masih ada orang-orang yang merasa tak perlu membayar pajak. Bisa jadi karena sayang dengan penghasilan hasil jerih payah mereka, atau juga karena malas dan tidak mengerti apa saja fungsinya. 

Padahal, kini sudah banyak layanan dan sumber informasi mengenai pajak. Kalau masih juga mengeluh karena proses pembayarannya ribet, kini Tokopedia sudah memiliki fitur baru agar membayar pajak kini jauh lebih mudah. Fitur ini dinamakan 'Penerimaan Negara.' 

"Dengan adanya fitur pembayaran ‘Penerimaan Negara’ di Tokopedia, masyarakat bisa dengan lebih mudah membayar pajak dan bentuk penerimaan negara lainnya kapan pun dimana pun. Peluncuran fitur ini adalah upaya Tokopedia untuk membantu pemerintah dalam mempermudah proses pembayaran pajak demi meningkatkan penerimaan negara, mengingat pajak dan penerimaan negara lainnya merupakan jembatan pemerataan ekonomi. Tokopedia sendiri mempunyai misi besar untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia,” jelas Co-Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya. Lantas, apa saja jenis-jenis pajak dan penerimaan negara yang sangat bermanfaat untuk masyrakat? 

Jenis Pajak dan Penerimaan Negara

Pajak Penambahan Nilai (PPN)

PPN pasti sudah tidak asing lagi buatmu. PPN ini merupakan pajak yang dikenakan pada siapa saja yang melakukan transaksi barang-barang yang ada dalam kategori objek PPN. Kamu yang gemar jajan atau nongkrong di kafe biasanya akan dikenakan PPN 10%. Pajak ini bisa membantu warga desa di pelosok Indonesia mendapatkan akses terhadap listrik, juga akan dialokasikan untuk pendidikan yang lebih layak. 

Perpanjang Paspor

Jangan malas memperpanjang paspor. Selain karena kamu perlu untuk bepergian ke luar negeri, memperpanjang paspor juga berarti menjadi agen perubahan. Karena, biaya perpanjangan paspor ini akan diolah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia. 

Perpanjang SIM

Selain perpanjang paspor, jangan lupa juga untuk memperpanjang SIM. Selain agar tidak kena tilang, biaya memperpanjang SIM juga masuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Biayanya akan digunakan untuk pembangunan nasional, salah satunya melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. 

Biaya Nikah di KUA (Kantor Urusan Agama)

Biaya menikah di KAU ternyata juga akan dialokasikan untuk masyarakat. Kali ini pengalokasiannya dalam bentuk pembangunan dan pengadaan akses di desa-desa dan daerah pelosok agar aksesnya sama seperti yag masyarakat di kota-kota besar miliki. 

Pajak Penghasilan (PPh)

 

Kamu yang berkarier di kantor biasanya akan dibantu pihak kantor saat mengurus PPh. Namun, bagi pelaku bisnis muda, sebaiknya mulai belajar mengenai pajak-pajak yang harus dibayar dan dilaporkan ke negara, salah satunya, PPh. Seluruh pajak penghasilan yang diterima negara akan digunakan untuk menghapus kesenjangan antara daerah perkotaan dan perdesaan Indonesia.

#Growfearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Anak Muda Sadar Pajak Bisa Bawa Dampak Bagi Kesejahteraan Masyarakat