Sukses

Lifestyle

Berpikir Positif, karena Perempuan Merdeka Adalah yang Tak Menjatuhkan Diri Sendiri

Fimela.com, Jakarta Memasuki bulan kemerdekaan, kita mungkin berpikir sudahkah kita merdeka dari sesuatu yang menghalangi kita untuk maju? Misalnya dari negatif body image. Dari anggapan dan celaan terhadap diri kita sendiri.

Setiap orang sepertinya pernah menyalahkan diri sendiri. Merasa tak pernah puas dengan apa yang dimilikinya saat ini dan bahkan lebih banyak mengeluh karena tak seperti si A atau si B yang kaya raya atau cantik luar biasa.

Wajar sih jika seseorang merasa kurang, apalagi jika perasaan itu justru mampu menjadi motivasi agar menjadi pribadi yang lebih baik, karena membandingkan diri tak selamanya salah. Tapi semua itu hanya akan jadi toxic jika dilakukan terus-menerus hingga membuatmu rendah diri.

Paling sederhana kita akan mengeluh tentang penampilan fisik. Hal kecil seperti bercermin dan berkata, 'Duh gendutnya', 'Duh kamu jelek banget deh', atau 'Jijiknya stretch mark di mana-mana' dan lain sebagainya yang ditujukan pada diri sendiri merupakan tanda negative body image.

View this post on Instagram

💭M E N T A L⠀H E A L T H a w a r e n e s s⠀w e e k [ p a r t 2 ] ————— 🌱It’s a double whammy today 🤓🌻 Part 1 looked at the influences, signs + effects of negative body image {see previous post}✨ 🌱The above are just some examples of what unlearning toxic body messages can look like. Perhaps some of these resonate with us?✨ ————— 💭How Can We Heal Our Body Image? 🌼Get Curious Where is it we learned to view our body in such a manner? Perhaps we have some early memories of feeling shame regarding our body? What are the stories we’ve been carrying, that we didn’t know were okay to put down? Invite in curiosity + compassion and begin to slowly question the messages we’ve received as children and how they may impact us today✨ 🌼Curate. Curate. Curate Follow a wide range of accounts on social media. All bodies, every size, every ethnicity, every shape. Educating ourselves and surrounding ourselves with diversity in this manner has been shown to encourage body-acceptance and body neutrality✨ 🌼Challenge our Focus Is everyone else’s body “better” or are we honing in on a certain shape of body? Firstly, there is no wrong way to have a body, so unpack what “better” looks like. Why is this “better?” When we pedestal a body type, we tend to seek it out in public. It’s like having a pair of blinkers on- we fail to notice the range of bodies around us because we’re so busy fixating on what we have learned to believe is the “goal” or “ideal”. Next time we find ourselves doing this in public or online, challenge it. Who are we not seeing? Why are we not seeing?✨ ———— [graphic by @themindgeek] ———— #endthestigma #mentalhealthawareness #selfworth

A post shared by Sarah Jane Crosby (@themindgeek) on

Perempuan Merdeka dari Negative Body Image

Tanda-tanda lain seperti suka membandingkan diri dengan orang lain, tak bisa menerima pujian, merasa malu tanpa alasan kuat, atau merasa tak nyaman dengan diri sendiri ketika pergi ke mana pun juga merupakan toxic body image. Dan percaya atau tidak, setiap orang melakukannya.

Padahal apa salahnya tubuh ini? Dialah yang membawamu ke berbagai tempat yang kamu inginkan, melindungimu dari berbagai cuaca dan bahaya, dan semua hal yang mungkin tak pernah kamu syukuri sebelumnya.

Jika memang merasa tak puas dengan penampilan diri, ya berbenah, perbaiki diri, jangan mengeluh dan menyalahkan tubuh. Karena tubuhmu tak salah hanya karena punya selulit, stretch mark, atau birth mark. Nilai diri juga tak bisa diukur dari size baju atau angka timbangan.

Mau merdeka sebagai perempuan dewasa memang harus dimulai dari dalam diri sendiri dengan menyingkirkan pikiran busuk di otak. Mulai menghargai diri sendiri lebih lagi, dan memandang bahwa semua warna kulit, bentuk dan ukuran tubuh itu menakjubkan. It's okay to not feel positive about your body all the time, tapi jangan kemudian menjatuhkan self-worth ke level paling dasar.

Jadi, masihkah kamu terkungkung dengan segala anggapan buruk tentang dirimu sendiri? Jika ingin menjadi perempuan merdeka, mulailah dari memiliki positive body image pada diri sendiri, Sahabat Fimela.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Sesekali Mementingkan Diri Sendiri Itu Perlu, Ini 4 Manfaatnya
Artikel Selanjutnya
Mengenal Rasuna Said, Jurnalis yang Berjuang untuk Emansipasi Perempuan