Sukses

Lifestyle

Masa Depan Energi Terbarukan Indonesia Menuju Industry 4.0 Menjanjikan

Fimela.com, Jakarta Pada April 2918, Presiden Joko Widodo meresmikan Making Indonesia 4.0, sebagai roadmap industri 4.0 untuk meningkatkan industri manufaktur dalam negeri sehingga dapat bersaing secara global.

Dilansir dari Coaction Indonesia, penerapan awal roadmap akan berfokus pada lima sektor, di antaranya makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia dan elektronik.

Salah satu langkah prioritas adalah mengakomodasi standar keberlanjutan. Indonesia melihat tantangan keberlanjutan sebagai peluang untuk membangun kemampuan industri nasional, seperti berbasis teknologi bersih, tenaga listrik, biokimia, dan energi terbarukan.

Ariana Soemanto, Division Head for Communication and Public Information Ministry of Energy and Mineral mengatakan renewble atau energi terbarukan merupakan misi global, bukan hanya di Indonesia.

"Pemerintah memiliki visi untuk mencapai target 23 persen sekaligus industri 4.0. nantinya diharapkan dari industri 4.0 membuka peluang pekerjaan bagi banyak orang dan ramah lingkungan," ujar Ariana dalam acara Renewable Energy 4.0 : A Youth Perspective, di Jakarta.

Energi terbarukan Indonesia

PLTB adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu yang mengonversi energi angin menjadi listrik dengan menggunakan kincir nagin sebagai generator.

Saat ini PLTB Sidrap 1 diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2 Juli 2018 telah beroperasi dan tidak hanya menghasilkan energi, tapi dapat melibatkan ribuan tenaga kerja.

Mobil listrik menghasilkan emisi yang rendah bahkan tanpa emisi. Emisi kendaraan listrik akan tinggi bila diproduksi dan menggunakan energi fosil untuk isi ulangnya. Litium sebagai bahan baterai mobil listrik masih diperoleh dari hasil pertambangan.

Di Indonesia, pembangkit listrik masih banyak mengandalkan batu bara sebagai energi fosil dan tidak terbarukan.

Blue Bird menjadi salah satu moda transportasi di Indonesia yang mulai menggunakan mobil listrik. " Inovasi dimulai dari tahun 2011 menjadi perusahaan taksi pertama di dunia yang memiliki aplikasi reservasi di Blackberry. Lalu ditahun 2016, berinovasi dengan menambahkan fitur-fitur digital melalui aplikasi MY Blue Bird, jadi driver juga bisa terkoneksikan dengan perusahaan langsung dan penumpang," ujar Adrianto Djokosoetono, Director PT Blue Bird.

Selain itu, Nexus Indonesia menjadi stratup incubator untuk ide-ide yang berkaitan dengan energi terbarukan. "Saat ini tren industri terbarukan tak bisa lepas dari digital," papar Diyanto Imam, Director New Energy Nexus Indonesia.

Masa depan energi terbarukan di Indonesia cukup menjanjikan karena memiliki sumber energi melimpah contohnya saja solar. Dan anak mudalah yang dapat berperan mengembangkan energi terbarukan agar digunakan secara bijak. .

#growfearless with FIMELA

Loading