Sukses

Lifestyle

Yang Dekat Tak Selalu Berakhir dengan Menetap

Fimela.com, Jakarta Ada seseorang yang sebelumnya terasa begitu dekat. Saking dekat dan nyamannya kita bersamanya, kita merasa yakin akan berjodoh dengannya. Tapi ternyata ia tak mau menetap. Tak semua yang dekat bisa berakhir dengan menetap.

Kita tak pernah tahu isi hati dan perasaan seseorang. Ia yang tampak sudah begitu dekat dengan kita bisa jadi tak memiliki perasaan yang benar-benar istimewa. Mungkin ia hanya dekat dengan kita karena ingin melepaskan rasa sepinya. Bisa jadi keadaan dan situasi yang terjadi membuat kita makin dekat dengannya tanpa kita sadari sebelumnya. Tapi begitu kita mulai mengharapkan sesuatu yang lebih, dia menjauh.

Everyone keeps telling me that time heals all wounds, but no one can tell me what I’m supposed to do right now. Right now I can’t sleep. It’s right now that I can’t eat. Right now I still hear his voice and sense his presence even though I know he’s not here. Right now all I seem to do is cry. I know all about time and wounds healing, but even if I had all the time in the world, I still don’t know what to do with all this hurt right now. ― Nina Guilbeau, Too Many Sisters

Tak Pernah Ada yang Baik-Baik Saja dari Hati yang Terluka

Waktu mungkin akan menyembuhkan luka dan rasa sakit hatimu. Tapi tak pernah ada yang baik-baik saja dari hati dan perasaan yang terluka. Sakit rasanya bila ternyata apa yang selama ini kita harapkan tak menjadi nyata. Hidup rasanya begitu kosong dan hampa. Rasa sakitnya seakan tak pernah bisa sembuh.

Sadly enough, the most painful goodbyes are the ones that are left unsaid and never explained. ― Jonathan Harnisch, Freak

Saatnya untuk Menerima Kenyataan walau Awalnya Sulit untuk Menerimanya

Ketika seseorang yang sudah begitu dekat tiba-tiba pergi menjauh tanpa penjelasan, jelas rasanya sulit menerima kenyataan yang ada. Tapi mau bagaimana lagi? Tak semua orang yang hadir akan menetap dalam hidup kita. Bila ia memilih bersama yang lain, kita tak bisa memaksanya untuk selalu ada di dekat kita.

It happens to everyone as they grow up. You find out who you are and what you want, and then you realize that people you've known forever don't see things the way you do. So you keep the wonderful memories, but find yourself moving on. ― Nicholas Sparks

Hidup Tetap Perlu Dilanjutkan

Dia mungkin bukan jodohmu. Bila pada akrhirnya ia akan menjadi jodohmu, pasti akan ada jalan dan cerita baru untukmu. Terlepas dari itu, kita perlu kembali menyadarkan diri bahwa hidup masih harus tetap dilanjutkan. Ada kehidupan yang perlu kita pertahankan dan perjuangkan baik-baik.

Tak semua yang dekat akan menetap dalam hidupmu. Orang bisa datang dan pergi. Perpisahan dan pertemuan bisa hadir silih berganti. Siapa tahu dengan kepergiannya, akan ada seseorang yang lebih baik hadir di hidupmu.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Putus Cinta Bukan Masalah, 3 Zodiak Ini Cepat Move On
Artikel Selanjutnya
Hubungan yang Berujung Perpisahan Tak Melulu Sebuah Kegagalan