Sukses

Lifestyle

Wisatawan Indonesia Kerap Salah Paham dengan 5 Hal Ini Tentang New Zealand

Fimela.com, Jakarta Berlibur ke New Zealand adalah salah satu pilihan destinasi liburan dengan keindahan alamnya yang memukau. Sebelum berllibur ke New Zealand, perlu terlebih dahulu mengetahui informasi tentang negeri awan putih ini.

Hal ini karena banyak wisatawan Indonesia yang masih salah paham tentang beberapa hal di New Zealand. Agar liburanmu ke New Zealand lebih menyenangkan, berikut beberapa hal yang harus kamu ketahui, seperti dilansir dari Tourism New Zealand, Minggu (22/9/2019).

1. New Zealand atau Selandia Baru?

Banyak orang Indonesia menyebut New Zealand dengan Selandia Baru, yang merupakan terjemahan langsung.Hal ini terjadi karena adanya persepsi bahwa selalu ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia untuk setiap negara, misalnya United Kingdom yang diterjemahkan menjadi Inggris atau The Netherland menjadi Belanda. Sering kali, hal ini juga membuat salah kaprah, lebih tepat merujuk pada penggunaan kata “New Zealand”.

2. Di manakah sebenarnya letak New Zealand?

Jika Anda selalu bertanya-tanya di benua manakah New Zealand berada, jawabannya bukan di benua Australia tapi di Oseania. Oseania memiliki wilayah geografis yang meliputi Australasia, Melanesia, Micronesia, dan Polynesia. New Zealand terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Utara dan Pulau Selatan, dan sejumlah pulau yang lebih kecil.

Untuk menjelajahi kedua pulau tersebut dengan waktu yang lebih fleksibel, kamu dapat menyewa dan mengendarai mobil atau campervan. Jika memilih untuk mengendarai mobil sendiri di New Zealand, pastikan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi Internasional dan mengenal rambu-rambu jalan setempat.

Di negara ini, kursi pengemudi berada di sebelah kanan, sama seperti di Indonesia, sehingga hal ini tidak menjadi masalah bagi wisatawan Indonesia yang mau mengemudi sendiri, apalagi ditambah dengan bonus pemandangan yang menakjubkan sepanjang perjalanan.

Jika kamu memulai perjalanan di Pulau Utara, Twin Coast Discovery Highway dapat menjadi salah satu rute pilihan. Rute yang dimulai dari Auckland ini akan menyajikan pemandangan pesisir pantai yang indah. Apabila memulai perjalanan di Pulau Selatan, coba susuri The Great Alpine Highway yang dimulai dari Christchurch melewati State Highway 73. Rute ini menyuguhkan pemandangan ngarai sungai yang memesona.

3. Apakah musim dingin di New Zealand di tengah atau akhir tahun?

Banyak orang tidak menyadari bahwa New Zealand yang terletak di bagian selatan bumi memiliki musim yang berbanding terbalik dengan negara-negara di belahan bumi utara. Oleh karena itu, New Zealand menawarkan cuaca yang dingin bagi yang berwisata pada tengah tahun.

Musim panas di New Zealand berlangsung dari Desember sampai Februari, sementara musim dingin dimulai dari bulan Juni sampai Agustus. Bagi wisatawan yang lebih menyukai liburan tidak terlalu ramai, dapat mengunjungi New Zealand pada saat shoulder season, yaitu di musim semi (September - Oktober) dan musim gugur (Maret - Mei).

Pada kedua musim ini, kamu dapat lebih leluasa menikmati langit yang cerah dan menghirup udara segar karena pada bulan-bulan ini jumlah wisatawan tidak terlalu banyak. Bahkan kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk berfoto di tempat populer tanpa ada keramaian di latar belakang.

 

4. Apakah visa dibutuhkan?

Ketika memesan tiket pesawat, membuat rencana perjalanan, dan mengepak pakaian, jangan lupa mengurus visa New Zealand. Wisatawan Indonesia perlu menyiapkan visitor visa sebelum berangkat ke New Zealand dan ini dapat dilakukan online lewat laman VFS Global Centre.

Biaya pengajuan visa sebesar NZD246 sudah termasuk retribusi International Visitor Conservation and Tourism (IVL) sebesar NZD35. Proses pembuatan visa memakan waktu sekitar 20 hari kerja atau bahkan bisa lebih cepat, namun diasarankan untuk mengirimkan aplikasi sedini mungkin agar terhindar dari kejadian tak terduga.

Beberapa penerbangan menuju New Zealand akan transit di Singapura atau Australia sekitar 3 atau 5 jam, namun apabila transit di Australia selama lebih dari 8 jam, kamu harus menyiapkan visa transit Australia.

 

5. New Zealand juga menawarkan pengalaman budaya

Di samping terkenal akan pemandangan alamnya yang indah dan menakjubkan, New Zealand juga terkenal akan kebudayaannya dan warganya yang ramah. Belum lengkap rasanya berkunjung ke negara ini jika belum merasakan pengalaman bersama suku Maori.

Kamu dapat menikmati pōwhiri, upacara tradisional penyambutan tamu suku Maori yang hangat lewat sambutan resmi, tari-tarian, nyanyian dan tentu saja salam khas Maori, Hongi yaitu ritual saling menempelkan hidung yang menciptakan koneksi ‘napas kehidupan’ di antara kedua orang.

Kamu juga dapat belajar beberapa kata dalam bahasa Maori, seperti ‘Kia Ora’yaitu sapaan khas Maori untuk membuka percakapan dengan warga New Zealand, yang dikenal dengan sebutan ‘Kiwi’.

#GrowFearless with Fimela

;
Loading