Sukses

Lifestyle

4 Diet yang Harus Dihindari untuk Menjaga Berat Badan Tetap Stabil

Fimela.com, Jakarta Beragam jenis diet menjanjikan proses penurunan berat badan dalam waktu super singkat. Meski termasuk ke dalam jajaran jenis diet ekstrim, namun masih banyak orang yang tertarik untuk mencobanya. 

Meskipun begitu, menurunkan berat badan ternyata jauh lebih mudah dibandingkan dengan proses mempertahankan berat badan agar selalu stabil. Live Strong menulis, berat badan yang kembali naik ternyata bukan cuma membuatmu kesal tetapi juga memiliki konsekuensi buruk untuk kesehatan.

Menurut sebuah studi pada Oktober 2019 yang diterbitkan the Journal of the American Heart Association, berat badan yang kembali naik memiliki hubungan dengan kolesterol, tekanan darah, dan lingkar pinggang. Sehingga, diet yang paling sehat adalah diet jangka panjang. Diet ini selain lebih aman untuk kesehatan, juga memiliki kemungkinan kecil berat badan akan melonjak naik kembali. 

Bagi para pemula, penting sekali untuk mengetahui jenis-jenis diet yang kini sedang populer. Meski ada banyak foto-foto before after yang dramatis dan mencengangkan, Sahabat Fimela harus mengetahui bagaimana diet itu bekerja. Untuk mempermudah, berikut 4 jenis diet yang perlu kamu hindari agar berat badan tidak kembali naik setelah diet selesai. 

 

Crash Diet

Crash Diet biasanya akan menurunkan berat badanmu dengan lebih cepat dan banyak. Pasalnya, diet jenis ini mengharuskanmu untuk mengonsumsi kalori yang sangat rendah, bahkan kurang dari 500 kalori per hari. 

Meskipun berat badan akan turun lebih cepat, metabolisme tubuh akan menjadi lebih lambat. Hal ini membuatmu kembali gemuk dalam waktu yang juga tidak kalah cepat. Metabolisme yang cepat juga membuat tubuh mengeluarkan kortisol, hormon stres yang menyebabkan inflamasi pada tubuh. Bukan hanya itu saja, di masa mendatang, menurunkan berat badan pun juga akan menjadi lebih sulit. 

Diet Tanpa Karbohidrat atau Lemak

Pernah mendengar diet yang sama sekali mengurangi hingga akhirnya menghindari kelompok makanan tertentu? Misalnya, diet tanpa lemak dan karbohidrat. Diet ini tentu saja akan menurunkan berat badan dengan sangat cepat. Namun, tentu saja akan menaikkan berat badan dengan waktu yang tidak kalah singkat. 

Pengganti Makanan

Diet dengan cara mengganti nutrisi dalam tubuh yang diperlukan dengan makanan pengganti juga sempat populer. Misalnya, dengan menghindari makan banyak, namun menggantinya dengan diet shake atau protein shake. Diet ini juga akan mengakibatkan penurunan berat badan dalam waktu singkat, namun nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak benar-benar terpenuhi. 

Diet Tanpa Olahraga

Diet tanpa olahraga sangat populer. Apa lagi ketika banyak orang malas untuk menurunkan berat badan tanpa harus banyak bergerak. Hal ini justru akan membuatmu menjadi langsing tanpa ada otot. Sehingga, bukan cuma memengaruhi kesehatanmu, tetapi berat badan juga bisa cepat naik ketika kamu makan porsi lebih besar atau menambah kalori setiap kali makan. 

#Growfearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Mengenal Diet 80-20 yang Mampu Turunkan Berat Badan dengan Cara Sehat
Artikel Selanjutnya
Diet Intermittent Fasting Bukan untuk Turunkan Berat Badan, Benarkah?