Sukses

Lifestyle

Menyeimbangkan Hidup sebagai Ibu Berkarier dengan Berolahraga

Fimela.com, Jakarta Masing-masing dari kita memiliki cara dan perjuangan sendiri dalam usaha untuk mencintai diri sendiri. Kita pun memiliki sudut pandang sendiri mengenai definisi dari mencintai diri sendiri sebagai proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Seperti tulisan yang dikirim Sahabat Fimela untuk Lomba My Self-Love Matters: Berbagi Cerita untuk Mencintai Diri ini.

***

Oleh: Ana Juliana Harefa - Malang

Menjadi wanita karier yang merangkap ibu rumah tangga sudah bukan lagi jadi hal yang luar biasa di zaman sekarang. Sebagian dari mereka meneguhkan hati untuk menyandang “predikat” tersebut, termasuk saya. Rutinitas dari pagi hingga malam, 24 jam sehari, 10.080 menit seminggu, atau lebih dari 31 juta detik dalam setahun didedikasikan untuk keluarga dan perusahaan.

Senyuman manja dan rengekan si bungsu menjadi alunan yang selalu terdengar di telinga setiap hari. Sementara putri sulung, sibuk dengan celoteh dan jadi Princess Curious yang selalu pengen tahu akan segala hal.

Setiap hari, kehidupan selalu diawali dan diakhiri dengan rutinitas yang sama. Memulai pagi dengan membersihkan rumah, memasak dan menyuruh suami dan si kecil untuk sarapan, dan, tentu saja, mengurus persiapan diri sendiri sebelum “tenggelam” dalam lautan pekerjaan. Sesampai di kantor, hari berlalu tanpa terasa. Sore datang begitu cepat karena tugas-tugas yang menumpuk dan harus segera diselesaikan.

Letih? Kata ini hanya terasa ketika di pikiran tiba-tiba terlintas pertanyaan, “Kapan, ya, terakhir kali punya waktu untuk me time ?”

Meski punya kesibukan yang tanpa pernah berhenti, menurut saya, setiap wanita juga penting untuk mencintai tubuh dan jiwanya sendiri. Senyuman bahagia suami dan anak-anak memang sangat berarti, tapi bagaimana cara menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri?

Saya pun mulai mencari-cari apa yang bisa bikin jiwa dan raga bahagia tanpa harus menghiraukan rutinitas harian sebagai seorang wanita karier dan ibu rumah tangga. Akhirnya saya menjatuhkan pilihan dengan berolahraga. Jogging sore menjadi pilihan untuk mulai mencintai diri sendiri.

 

Jogging

Dimulai dengan meminta izin untuk pulang sejam lebih lama, saya pun melakukan jogging tiga kali seminggu. Tubuh yang hanya terbiasa dengan kesibukan wanita zaman sekarang terasa kaget saat diajak me time pertama kalinya. Tenaga seperti terkuras habis. Tapi setelah terbiasa, badan dan pikiran pun akhirnya bisa menikmatinya.

Yang harus dilakukan adalah dengan memfokuskan pikiran di setiap irama hentakan kaki sembari mengatur napas. Sungguh terasa manfaat ketika menarik napas panjang dan dibuang perlahan lewat hidung mulai hitungan 1 hingga 8. Berulang-ulang, sampai mencapai target kilometer yang diinginkan. Lelah berolahraga, saya melanjutkan dengan istirahat, duduk sambil menyelonjorkan kaki, serta menikmati hembusan angin sore di wajah yang penuh keringat.

Jogging memang menguras tenaga, tapi rasa capek terlunasi dengan tidur nyenyak sepanjang malam, meski kadang-kadang mata kembali terbuka di tengah malam karena si kecil agak rewel. Lewat aktivitas yang teratur ini, saya merasakan jiwa dan raga yang lebih baik. Badan terasa lebih ringan, sehat, dapat bonus pikiran yang fresh dan siap hadapi berbagai tantangan di dunia kerja.

Mencintai diri dengan cara yang sederhana. Berolahraga untuk kesehatan jiwa dan raga. Yuk, ikutan memberi penghargaan untuk tubuh dan jiwamu setelah rutinitas tanpa henti sebagai wanita masa kini.

Selamat berolahraga, selamat mencintai diri sendiri.

 

***

Hai Sahabat FIMELA, pastikan dirimu untuk hadir di FIMELA FEST 2019. Ikuti semua keseruannya, dan jangan lupa untuk submit data darimu di sini, untuk mendapatkan undangannya.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Ayah adalah Cinta Pertama bagi Anak Perempuannya
Artikel Selanjutnya
Kita Juga Pahlawan untuk Diri Kita Sendiri