Sukses

Lifestyle

Anak-Anak Selalu Menjadi Pendorong Orangtuanya untuk Terus Belajar

Fimela.com, Jakarta Memiliki sosok pahlawan yang sangat berjasa dalam hidupmu? Punya pengalaman titik balik dalam hidup yang dipengaruhi oleh seseorang? Masing-masing dari kita pasti punya pengalaman tak terlupakan tentang pengaruh seseorang dalam hidup kita. Seperti pengalaman Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba My Hero, My Inspiration ini.

***

Oleh: Netti Ermawati - Yogyakarta

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Bagiku deskripsi tersebut sangat tepat pada sosok kecil nan lincah yang tidak pernah lelah membuat kita sebagai orangtua tersenyum, menghapus rasa penat setelah lelah bekerja seharin. Pelukannya seperti ribuan watt yang memberikan dampak energi tak berkesudahan. Celotehannya seperti pengantar dongeng di malam senyap. Anak-anak bagaikan seorang pahlawan super yang tidak menyadari bahwa mereka mempunyai kekuatan dalam dirinya untuk dapat memberikan semua hal baik dan kebahagiaan pada orang-tuanya.

Seorang anak memaksa kita belajar menemukan sebuah konsep compassion, yang tercermin dalam sikap kasih dan sayang dalam menididik mereka. Dalam berinteraksi dia memaksa kita menerapkan sikap altruism, memaafkan dan tidak egois, menekan semua keinginan untuk merasa benar dan hebat. Anak-anak memaksa kita untuk bersikap empati, bersikap bagaimana memposisikan perasaan atau pikiran kita dengan orang lain, mencoba memahami bagaimana perasaanya, yang pada akhirnya memunculkan rasa ingin menjadi pendengar yang baik. Setelah mendengar, bagaimana bersikap dan akhirnya bagaimana kognitif kita dirangsang untuk bisa mengambil sebuah keputusan.

 

Anak-Anak Punya Kekuatan Luar Biasa

Bagi orangtua, anak merupakan sebuah perhiasan, yang tentu saja akan kita jaga sepenuh hati, perhiasan yang tidak saja membuat kita bahagia di dunia namun juga di akhirat, dengan kekuatan super mereka kata sakti “saleh dan salihah” mampu membuka pintu surga manapun. Kekuatan anak tersebut terkadang kita lupakan, kita lalai dan kita abaikan, seolah itu hanyalah kekuatan biasa yang tiada artinya, kemampuan yang pada umumnya dan tidak spesial.

Pada sosoknya yang kecil kami sebagai orang ua belajar berbagai macam ilmu darinya. Ilmu yang tidak nampak tapi sangat berkontribusi besar dalam kehidupan pribadi dan sosial kami. Sosoknya membuat kami bertekad untuk menjadi yang terbaik dan lebih baik lagi, memberikan motivasi dan support. Dia mengajarkan untuk tidak mengenal rasa takut, menjadi apa pun yang kita inginkan mau, tidak takut untuk bermimpi, tidak lagi merasa cemas akan esok dan masalah apa pun yang kita hadapi, mempelajari hal-hal yang baru dan jujur pada perasaan kita masing-masing.

Kekuatan supranatural yang tidak terlihat namun ada, tidak nampak tapi berdampak besar pada sebuah perubahan karakter dan perilaku, dan yang paling penting, dia tidak menyadari kekuatan yang ada pada dirinya sehingga kekuatan itu ia berikan dengan tanpa pamrih. Tinggal bagaimana kita sebagai orangtua, apakah peka dengan kekuatan tersebut kemudian mengambil dan mempelajarinya atau mengabaikannya.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengumuman Pemenang Share Your Stories: My Hero My Inspiration
Artikel Selanjutnya
Bagi Perempuan, Bekerja Penuh Waktu Bukanlah Suatu Kejahatan