Sukses

Lifestyle

Tips agar Perkedel Kentang Tidak Hancur selama Digoreng

Fimela.com, Jakarta Kata orang, memasak itu seeprti seni, butuh trik dan teknik tertentu untuk bisa menghasilkan makanan yang enak dan sesuai harapan, termasuk ketika membuat perkedel. Meski tampak simpel, 'alah hanya perkedel', namun nyatanya tidak semua orang bisa membuatnya dengan baik dan utuh.

Banyak yang mengalami kegagalan menggoreng perkedel karena mudah hancur. Ini caranya agar perkedel kentang tidak mudah hancur selama digoreng.

1. Jangan murni kentang

Jika bahannya murni kentang memang lebih rentan hancur. Selain daging, tambahkan juga satu butir telur dan 1-2 sendok makan tepung terigu tapioka. Penambahan bahan ini akan membuat adonan perkedel lebih padat sehingga lebih rekat.

2. Lapisi dengan putih telur

Sebelum menggoreng perkedel, lapisi dengan putih telur. Pencelupan sederhana ini akan membuat permukaan perkedel terlindungi sehingga tidak mudah pecah atau hancur.

3. Jangan menggoreng dalam jumlah banyak

Goreng perkedel dalam minyak yang sudah panas namun jangan memasukkan terlalu banyak. Cukup 4-5 buah saja dalam wajan yang besar. Jangan samakan seperti menggoreng tempe yang bisa digoreng sekaligus banyak hingga wajan penuh. Pengorengan sedikit demi sedikit pada perkedel akan membuat minyak fokus mematangkan perkedel dan memberi ruang cukup untuk membalik perkedel.

4. Jangan sering dibolak-balik

Jangan suka membolak-balik perkedel yang sedang digoreng. Cukup membaliknya sekali setelah menggoreng satu sisi selama sekitar 3 menit dengan api sedang. Pastikan sisi perkedel sudah keras sebelum membaliknya.

5. Masukkan kulkas semalaman

Akan lebih baik pula jika adonan perkedel sudah dibulat-bulatkan dan dimasukkan ke dalam kulkas semalaman agar set atau padat alami sehingga ketika menggorengnya tidak mudah hancur.

Itu dia sekian tips yang bisa dilakukan jika ingin perkedel tidak mudah hancur selama digoreng.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Agar Kulit Ayam Panggang Krispi, Tambahkan Baking Powder
Artikel Selanjutnya
Berapa Lama Ayam Goreng Boleh Disimpan di dalam Kulkas?