Sukses

Lifestyle

Fitur Quran Digital yang Bikin Serasa Punya Guru Ngaji Saat Ramadan

Fimela.com, Jakarta Bulan Ramadan dikenal juga sebagai Bulan Alquran, sebab itu membaca kita suci umat Islam tersebut menjadi kegiatan yang sangat disarankan. Di zaman digital seperti sekarang, kita diberi kemudahan untuk membaca Alquran lewat aplikasi yang dilengkapi fitur-fitur yang membantu, baik untuk pemula dan yang sudah mahir.

Seperti fitur LatihQur'an dari aplikasi digital pembelajaran Alquran dan Hadist interaktif Aminin. Fitur ini menjadi syarat pengguna untuk naik level selanjutnya lewat pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan.

Tiap pertanyaan memiliki skor atau nilai yang harus dijawab dengan benar. Fitur yang menjadi pembeda aplikasi Aminin dengan lainnya ini juga tersedia dari dua level, pemula dan mahir.

“Berbagai keunggulan yang bisa menjadi rujukanuntuk memperdalam agama Islam dimanapun dan kapanpun, terlebih di bulan Ramadan ini,” ujar CEO Aminin Herujito.

 

Fitur Andalan Lainnya

Selain fitur LatihQuran, Aminin juga menyediakan fitur Al-Qur’an (Alquran digital dengan standard mushaf pojok) dan Diskusi (dialog interaktif dengan ustaz secara realtime). Fitur Al-Qur’an memiliki bookmarking dan note-taking serta bisa dibagikan atau disimpan.

Ada juga mesin pencarian untuk nama surat atau nomor surat sehingga memudahkan pengguna. Serta dilengkapi dengan audio pelafalan huruf hijaiyah, juga terjemahan dan tafsiran.

“Aminin telah menjadi digital Alquran rujukan, di mana kontennya dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan nash dan sanad. Konten aminin dikurasi, disupervisi dan diverifikasi langsung oleh para ulama di bidang Al-Qur’an yang tergabung di dalam  Jam’iyyatul Qurra’ al-Huffazh (JQH),” sambung Herujito.

Sedangkan fitur dialog interaktif dengan ustaz berlangsung secara realtime. Ustaz dan ustazah yang dihadirkan sebagai narasumber memiliki pemahaman keilmuan dan pengetahuan di bidangnya serta tervalidasi untuk memberikan pemahaman yang akurat dan benar tentang Islam.

“Gunakanlah aplikasi digital Alquran yang sumbernya jelas dan terpercaya, agar tidak tergelincir dengan pemahaman yang keliru tentang ajaran Islam. Serta dapat lebih dekat dengan ajaran Islam yang diajarkan para ulama," ujar Ketua Umum Jam’iyyatul Qurrawal-Huffazh (JQH) KH Saifullah Ma’shum.

Simak video berikut ini

#ChangeMaker 

;
Loading