Sukses

Lifestyle

Hindari Konsumsi 5 Jenis Sayuran Mentah ini agar Tidak Terserang Penyakit

Fimela.com, Jakarta Beberapa jenis sayuran, ternyata tidak baik untuk dikonsumsi, jika sayuran tersebut masih mentah atau belum dimasak. Bagi orang yang sedang menjalani program diet, biasanya akan lebih sering mengonsumsi makanan mentah, yang merupakan sayuran organik.

Walaupun mengonsumsi sayuran organik bisa menyehatkan tubuh, namun tidak semua sayuran organik, bisa dimakan secara mentah tanpa melalui proses memasak.

Berikut 5 jenis sayuran yang tidak boleh dikonsumsi saat mentah, agar terhindar dari penyakit, yang sudah dirangkum dari berbagai sumber:

 

 

Brokoli

Brokoli merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat gizi. Brokoli sangat baik dikonsumsi saat melakukan program diet, tetapi tidak boleh dikonsumsi jika masih mentah. Mengonsumsi brokoli yang masih mentah, bisa mengganggu sistem pencernaan, karena akan lebih susah mencerna sayuran brokoli yang mentah.

Brokoli memiliki kandungan gula majemuk yang disebut raffinose. Kandungan ini tidak mudah diserap tubuh, dan akan susah untuk diurai bakteri yang terdapat pada usus besar. Mengonsumsi brokoli yang masih mentah, bisa membuat perut menjadi kembung, karena bisa meningkatkan penumpukan gas di dalam perut.

Sebelum mengonsumsi brokoli, kamu bisa merebus brokoli terlebih dahulu, atau memanggang brokoli dengan ditambahkan sedikit minyak zaitun.

 

 

Terong

Terong merupakan jenis sayuran, yang tidak boleh dikonsumsi saat mentah, karena bisa menyebabkan penyakit untuk tubuh. Terong memiliki kandungan senyawa yang disebut solanin. Kandungan ini bisa membuat penyerapan kalsium di dalam tubuh berkurang, dan bisa membuat saluran pencernaan menjadi iritasi.

Terong muda atau terong yang baru saja dipanen, memiliki kandungan solanin yang besar, dan bisa menyebabkan keracunan jika dikonsumsi saat mentah. Gejala yang biasanya terjadi pada saat keracunan solanin adalah muntah, kram perut hingga mual, sakit kepala dan diare. Untuk menghilangkan solanin pada terong, masaklah terong dengan minyak zaitun, agar bisa dikonsumsi tubuh dengan baik.

 

Kentang

Jenis sayuran yang tidak boleh dikonsumsi saat mentah yang berikutnya adalah kentang. Walaupun kentang sangat baik dikonsumsi orang yang menjalani program diet, namun kentang tidak boleh dikonsumsi pada saat mentah.

Kentang memiliki kandungan solanin sama seperti terong. Kentang yang masih mentah memiliki kandungan senyawa beracun yang disebut glycoalkaloids, kandungan ini bisa menyebabkan penyakit dan mengganggu sistem kerja pencernaan.

Kentang juga memiliki kandungan pati, yang tahan dalam proses pencernaan. Sehingga kentang harus dimasak agar pati kentang mudah dicerna. Kentang bisa dikonsumsi dengan cara di panggang, dikukus ataupun direbus. Jangan konsumsi kentang dengan cara digoreng menggunakan minyak jenuh.

Kacang Merah

Kacang merah termasuk jenis sayuran biji-bijian, yang tidak boleh dikonsumsi saat masih mentah, karena bisa menyebabkan penyakit tertentu. Kacang merah yang masih mentah, memiliki kandungan racun alami, yang disebut dengan lectin.

Mengonsumsi kacang merah yang masih mentah, bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti kram perut, mual hingga diare. Kacang merah biasanya dikonsumsi orang yang sedang menjalankan program diet. Racun di dalam kacang merah bisa dihilangkan dengan cara merendam kacang selama 5 jam dengan air, kemudian setelah itu rebus kacang merah hingga empuk.

 

 

Tomat

Tomat adalah jenis sayuran, yang paling sering dikonsumsi pada saat diet, karena memiliki banyak manfaat. Mengonsumsi tomat yang masih mentah, sebenarnya tidak terlalu bahaya untuk tubuh, karena tomat tidak mengandung racun.

Namun menurut penelitian dari Cornell University, mengonsumsi tomat yang sudak dimasak, akan meningkatkan kadar nutrisi tomat. Kamu bisa merebus tomat, kira-kira sekitar 15 hingga 30 menit, agar nutrisi di dalam tomat meningkat secara bertahap. Tomat yang masak, memiliki kandungan Lycopene, yang bisa membantu mencegah kanker dan penyakit jantung.

Well, semoga informasi ini bermanfaat ya.

;
Loading