Sukses

Lifestyle

5 Hal Ini Menandakan Kamu Belum Siap Berkomitmen Dengan Hubungan Baru

Fimela.com, Jakarta Salah satu cara move on yang dianggap ampuh ialah menjalin hubungan dengan orang baru. Dengan menjalin hubungan baru diharapkan kamu akan lebih mudah melupakan mantan dan rasa sakit. Tidak heran banyak yang memilih cara ini dengan intensitas waktu yang berbeda-beda. Ada yang satu minggu putus langsung mendapatkan pasangan baru atau bahkan perlu waktu berbulan-bulan.

Namun, cara ini juga sering diartikan sebagai bentuk pelampiasan dan bukan sesuatu yang baik karena dapat menyakiti hubungan yang baru. Padahal menjalin hubungan baru tidak selalu berarti pelampiasan. Menjalin hubungan baru juga bisa diartikan sebagai momen kamu bangkit dan belajar dari kesalahan dimasa lalu.

Sayangnya, beberapa orang mengalami kendala untuk berkomitmen dengan hubungan yang baru. Hal ini wajar karena untuk membangun sebuah komitmen bukanlah perkara mudah apalagi dengan orang baru. Akan ada trauma dan hal lainnya yang memengaruhimu sehingga kamu ragu untuk berkomitmen.

Jangan memaksakan diri apabila memang belum siap untuk berkomitmen, terutama jika kamu mengalami 5 hal yang akan diulas berikut ini. Fimela.com akan membagikan ulasan 5 hal yang menandakan kamu belum siap berkomitmen dengan hubungan baru. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Merasa Terbebani Dengan Hubungan Baru

Hal yang menandakan kamu belum siap berkomitmen dengan hubungan yang baru ialah saat kamu merasa hubungan yang sedang kamu jalani adalah sebuah beban. Hal ini hanya bisa kamu rasakan setelah menjalaninya karena biasanya diawal hubungan akan terasa manis dan menyenangkan. Namun, tahap yang sebenarnya bukan hanya diawal saja tetapi juga saat kamu menjalaninya sehari-hari.

Jika kamu tidak merasa nyaman dengan hubungan baru yang sedang kamu jalani maka itu tandanya kamu belum siap berkomitmen. Untuk dapat menyatakan komitmen, pastinya kenyamanan menjadi faktor penting. Jangan membohongi diri sendiri ketika kamu sudah tertekan dan merasa hubungan baru ini seperti beban untukmu. Katakan saja sejujurnya apa yang kamu rasakan daripada berpura-pura sudah siap berkomitmen.

Masih Tertutup Pada Pasangan

Selanjutnya, hal yang menandakan kamu belum siap berkomitmen dengan hubungan baru ialah saat kamu belum berani terbuka bercerita apa adanya pada pasangan, kamu masih banyak menutupi hal-hal yang seharusnya bisa kamu bagi dengannya. Tidak ada yang salah dengan ini, jika kamu memang belum merasa nyaman untuk berbagi dengannya maka jangan dipaksa.

Seseorang yang akan kamu ajak untuk berkomitmen pastinya harus mampu menjadi pendengar yang baik karena dengan dia kamu akan berbagi kehidupanmu. Jika sedari awal kamu sudah tidak nyaman berbagi kehidupanmu dengannya, itu tanda bahwa kamu belum siap untuk berkomitmen.

Untuk hal ini kamu punya dua pilihan, pilihan pertama adalah terus mempertahankan sembari memperbaikinya sampai kamu merasa nyaman untuk berbagi. Pilihan kedua adalah tidak meneruskan hubungan karena jika tetap berlanjut, kamu tidak akan bahagia, berkomitmen dengan seseorang yang tidak bisa masuk dalam kehidupanmu.

Menghindari Pertemuan Keluarga

Ketiga, tanda kamu belum siap berkomitmen dengan hubungan yang baru akan sangat jelas terlihat saat kamu selalu menghindari momen pertemuan dengan keluarga pasangan atau saat pasanganmu meminta bertemu dengan keluargamu. Tidak perlu menyangkal dengan alasan yang berbelit-belit, kamu menghindar karena kamu belum yakin untuk mengenalkannya pada keluarga.

Pernikahan bukan hanya menikahkan dua orang tetapi juga menikahkan dua keluarga, jika sejak awal saja kamu enggan memperkenalkannya atau diperkenalkan maka sudah dipastikan kamu belum siap berkomitmen dengannya. Kamu menyadari bahwa tidak bisa sembarangan memperkenalkan pasangan kepada orangtua apalagi jika bermaksud serius seperti menuju pelaminan.

Tidak Berpikir Mempertahankan Hubungan Untuk Waktu yang Lama

Berikutnya, ketika kamu tidak berpikir akan mempertahankan hubungan untuk waktu yang lama maka itu sudah jadi bukti bahwa kamu memang belum siap berkomitmen dengan hubungan baru yang sedang kamu jalani. Ada baiknya jika kamu merasakan hal ini maka sebaiknya hubungan jangan dilanjutkan karena kamu secara tidak langsung sedang menyakiti perasaan pasanganmu.

Setiap pasangan pasti selalu berharap dapat dicintai dan dipertahankan oleh pasangannya, tetapi jika kamu tidak peduli dengan hal ini maka hatimu belum benar-benar mencintainya. Bisa jadi menjalin hubungannya adalah pelampiasan atau sekedar hiburan saat kamu sedang terpuruk. Jika kamu belum siap berkomitmen lebih baik hubunganmu dengannya berubah menjadi pertemanan atau persahabatan saja daripada diam-diam kamu menyakitinya.

Tidak Melibatkannya dalam Rencana Hidupmu

Terakhir, tanda yang jelas bahwa kamu siap berkomitmen dengan hubungan yang baru ialah saat kamu tidak melibatkannya dalam rencana hidupmu kedepan. Tidak mungkin kamu tidak melibatkan seseorang yang kamu ajak berkomitmen dalam rencana hidupmu karena berkomitmen artinya kamu menginginkan dia untuk menjadi teman hidupmu selamanya.

Jika pada perenacaan hidupmu saja kamu tidak menyertakan, bagaimana bisa kamu berkomitmen dengan hubungan barumu. Sudah jangan buang-buang waktu lagi, bersikap tegas dan berani lalu katakana yang sejujurnya pada pasanganmu bahwa kamu belum siap untuk berkomitmen dengannya.

;
Loading