Sukses

Lifestyle

3 Faktor Utama Orang Berselingkuh yang Mengejutkan Hasil 15 Tahun Penelitian

Fimela.com, Jakarta Kasus perselingkuhan pasangan suami istri sudah jadi makanan sehari-hari Terapis Perkawinan berlisensi dan Terapis seks bersertifikat R. Scott Gornto. Selama 15 tahun ia berbicara dari hati ke hati dengan pelaku dan korban perselingkuhan dan mengaku masih selalu sedih mendengar kisah para pasangan.

Dari penelitiannya selama 15 tahun terakhir, ia menyimpulkan ada tiga faktor utama yang paling sering menyebabkan orang berselingkuh. Dan yang mengejutkan, saat hubungan terlarang tersebut dimulai, seseorang biasanya tidak pernah betul-betul merasakan jatuh cinta dengan orang ketiga.

Melansir dari psychologytoday.com, R. Scott Gornto membagikan hasil risetnya;

 

1. Jatuh cinta dengan fantasi

Scott mencoba menjelaskan apa yang disebut jatuh cinta dengan fantasi yang dibangun dalam pikiran orang berselingkuh tentang pasangan affair-nya.

"Mereka jatuh cinta pada citra orang lain yang telah diciptakan dalam pikiran sendiri. Selingkuhannya hanyalah sebuah konstruksi, citra yang dibuat sesuai apa yang dibayangkan untuk memenuhi setiap kebutuhan mereka," ujar Scott Gornto.

 

2. Kerinduan atas puji-pujian

Perselingkuhan memiliki inti tentang kerinduan dan kebutuhan mendalam seseorang untuk mendapatkan validasi eksternal. Siapa ang tidak suka seseorang memuji penampilan, pilihan wewangian, dan merasakan jika orang lain tertarik padanya.

"Sekali lagi, banyak orang yang berselingkuh namun tidak jatuh cinta dengan selingkuhannya. Namun dengan citra diri mereka yang baru dan indah," lanjutnya.

 

3. Dimabuk perasaan

Dalam pertemuan awal dengan orang ketiga, mereka dibuat mabuk kebayang dengan perasaan yang didapatkan. Saat romansa baru dirasakan, hal itu membuat mereka bisa ketagihan.

"Bukan pada orang ketiga, tetapi perasaan atau bahan kimia yang dilepaskan otak saat mereka bertemu dan bersama," tambahnya.

 

Selalu Pilih Cara Sehat

Tiga bahan utama yang dilepaskan selama tahap awal perselingkuhan di antaranya; dopamin yang juga diaktifkan oleh kokain dan nikotin. Norepinefrin atau dikenenal sebagai adrenalin; dan serotonin yang menjadi bahan kimia cinta paling penting.

Pada akhirnya perselingkuhan sering sangat sedikit hubungannya dengan orang lain. Mereka memiliki cara untuk menipu untuk mendapatkan pikiran jika orang baru yang ditemui adalah belahan jiwanya.

Dengan mengingat hal di atas, Scott berharap jika sebaiknya mencoba merenungkan dan mundur selangkah. Pertimbangkan untuk mulai memenuhi kebutuhan atau kerinduan batiniah diri sendiri dengan cara yang sehat, ketimbang cara curang.

Jika dalam posisi berselingkuh dan diselingkuhi dan sedang mencoba memperbaiki pernikahan, pertimbangkanlah untuk mencari bantuan profesional dari terapis pernikahan.

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Berburu Kuliner Favorit Keluarga di Medan, Kelezatannya Memanjakan Lidah!
Artikel Selanjutnya
Mudah Lapar saat Haid, Normalkah?