Sukses

Lifestyle

3 Kebiasaan Baru saat New Normal untuk Lebih Peduli Kesehatan dan Lingkungan

Fimela.com, Jakarta Mengubah kebiasaan lama memang tidak mudah. Mengganti kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik pun kadang butuh proses yang tak sebentar. Membuat perubahan dalam keseharian dan hidup selalu memiliki perjuangannya sendiri. Melalui Lomba Change My Habit ini Sahabat Fimela berbagi kisah dan tulisannya tentang sudut pandang serta kebiasaan-kebiasaan baru yang dibangun demi hidup yang lebih baik.

***

Oleh: Rahayu Putri

Halo Sahabat Fimela, saat ini kita tengah berada pada masa transisi pembatasan skala besar–besaran menjadi normal baru. Pastinya sahabat Fimela harus mulai beradaptasi kembali dengan adanya kondisi baru ini. Aku yakin meskipun pada awalnya terasa sulit, tapi kita pasti bisa terbiasa dengan kebiasaan baru yang muncul karena pola hidup baru kita pada masa normal baru ini. 

Ada banyak sekali kebiasaan baru yang harus kita tetap miliki pada masa normal baru ini. Aku sendiri baru menyadari bahwa pada masa normal baru ini aku menjadi semakin cinta dengan lingkungan karena kebiasaan baru yang harus tetap kita pertahankan untuk menghindari terjangkit COVID–19 ini. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan baru yang aku miliki pada masa normal baru ini, mungkin sahabat Fimela juga memiliki kebiasaan ini. 

1. Mengurangi Penggunaan Plastik

Pada masa normal baru ini, banyak sekali media yang mungkin bisa menjadi tempat hidup dari COVID–19 yang kita tahu, salah satunya adalah plastik. Aku sendiri merasa bahwa menggunakan plastik akan sangat mudah karena kita bisa segera membuangnya setelah sesai memakainya, akan tetapi tidak ada jaminan bahwa virus tersebut tidak membuat makanan ataupun barang yang kita beli tersebut terkontaminasi. Sehingga, aku mulai menggunakan kantong belanja dari kain, dan selalu membeli bahan–bahan organik. Selain itu aku juga akhirnya mulai menggunakan sedotan dari bambu yang bisa kita gunakan berulang–ulang, dan selalu membawa botol air minum. 

Berbagai kebiasaan baru tersebut membuatku mengurangi rasa khawatir saat mengonsumsi makanan karena keamanan dan kebersihannya terjaga. Selain itu, aku juga selalu membawa bekal makanan dan makan menggunakan alat makan yang aku bawa dari rumah. Tanpa kusadari, setiap tindakan yang aku lakukan ini ternyata membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah. Terutama sampah plastik yang jumlahnya sangat banyak dan sulit untuk didaur ulang. Sahabat Fimela juga bisa saja melakukan berbagai kebiasaan ini karena ternyata ini menjadikan kita lebih sehat. Kita mengonsumsi makanan dan minuman buatan kita, sehingga bisa meminimalisir peluang terjangkit virus. 

2. Membuat Sabun Organik 

Sahabat Fimela tentu saja tahu bahwa kita harus selalu mencuci tangan ataupun menggunakan hand sanitizer pada masa–masa pandemi seperti ini untuk menghilangkan virus yang bisa saja menempel pada tangan kita. Akan tetapi, kebiasaan mencuci tangan ini membuat kulitku terasa kering dan menjadi mengelupas. Kebiasaan baik ini tentunya demi keselamatan kita, jadi tidak bisa abaikan begitu saja. 

Seperti yang sahabat Fimela tahu, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir ini menjadikan virus mati. Akan tetapi, jika aku terus melanjutkan kebiasaan ini kulitku semakin kering dan bisa saja melukaiku. Akhirnya, aku mencoba untuk mencari tahu apa mungkin ada sabun yang bisa digunakan untuk melembabkan kulit.

Kebanyakan sabun tersebut adalah sabun yang berbahan organik, barulah aku mulai mencari cara pembuatannya. Setelah melihat beberapa cara pembuatan aku memberanikan diri untuk membuat sabun dengan bahan dasar minyak zaitun dan minyak kelapa, tentu saja dengan tambahan essensial oil untuk menambahkan bau harum pada sabun tersebut dan soda api yang dicairkan dengan aquades. Takaran yang digunakan bervariasi, sahabat Fimela bisa mencari juga takaran bahan untuk pembuatan sabun organik ini. Beruntungnya, sabun tersebut jadi dan bisa aku gunakan. Saat ini aku menjadi tidak khawatir lagi apabila harus terus seering mencuci tangan, disisi lain aku juga menjadi sering membuat sabun dengan berbagai varian aroma karena nantinya juga akan aku gunakan. 

3. Menggunakan Gaya Berbusana yang Minimalis

Sahabat Fimela pasti tahu bahwa virus yang sedang merebak ini bisa menempel pada pakaian yang kita gunakan dan hanya bisa hilang apabila dicuci dan dikeringkan dibawah sinar matahari selama dua jam. Hal ini mengharuskan kita mencuci semua baju yang baru saja kita kenakan untuk beraktivitas di luar rumah. Terlalu sering mencuci baju yang kita miliki juga bisa merusak tekstur kain pada baju tersebut, selain itu juga bisa saja merusak hiasan pada baju, maupun warna baju bisa cepat pudar. Sehingga, aku akhirnya mulai menggunakan pakaian yang minimalis. 

Pakaian yang minimalis ini adalah pakaian yang hiasan pada baju sangat minim dan bahkan tidak ada. Selain itu juga pakaian yang tidak memiliki layer terlalu banyak dan warnanya yang sederhana atau bisa dibilang hanya dengan beberapa warna dan motif yang minim akan tetapi baju yang kita kenakan juga tetap harus nyaman. Kebiasaan baru dengan mulai menggunakan pakaian yang minimalis ini membuatku menjadi tidak terlalu khawatir apabila sering mencuci pakaian tersebut dan tentu saja perawatannya juga akan lebih mudah. Jadi, aku tetap bisa tampil fashionable tapi kesehatanku juga terjaga. Sahabat Fimela, juga bisa mulai kebiasaan baru ini untuk menghadapi normal baru. 

Nah, Sahabat Fimela sudah tahu kan beberapa kebiasan baru yang muncul selama masa transisi normal baru ini? Semoga sahabat Fimela tetap sehat dengan terus berusaha menjaga kesehatannya dan terus beraktivitas seperti biasanya. Perlu sahabat Fimela tahu, memiliki kebiasaan baru bukanlah hal buruk sejauh itu untuk kebaikan kita dan orang–orang di sekitar kita. 

Kita perlu mewujudkan dunia yang lebih baik, sumbangsih nyata yang bisa kita berikan adalah kebiasan baru yang diwujudkan dalam perbuatan yang murni dan baik serta tingkah laku yang terpuji dan pantas. Tetap beraktivitas, melakukan kebiasaan baru pada masa pandemi ini, dan mematuhi serta melakasanakan protokol kesehatan. Sumbangsih nyata yang kita lakukan ini bisa mewujudkan dunia yang lebih baik sesuai harapan kita.

#ChangeMaker

;
Loading