Sukses

Lifestyle

13 Jenis Kista yang Dapat Tumbuh Tersebar pada Tubuh

Fimela.com, Jakarta Kista adalah kantung mirip jaringan selaput yang mengandung cairan, udara, atau zat lain. Kista dapat tumbuh hampir seluruh bagian tubuh di bawah kulit.

Ada banyak jenis kista, sebagian besar bersifat jinak atau non-kanker. Namun jika kista menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman menjadi gelaja terinfeksi.

Jika tidak yakin, secepatnya konsultasikan pada dokter, atau bisa memfoto dan mengirimkannya ke dokter kulit secara online untuk meminimalisir terpapar virus corona di tengah pandemi. Berikut 13 jenis kista melansir dari healthline.com

1. Kista Epidermoid

Kista epidermoid adalah kista kecil yang tumbuh lambat serta jinak yang paling sering ditemui pada wajah, kepala, leher, punggung, atau alat kelamin. Biasanya disebabkan oleh penumpukan keratin di bawah kulit.

Kista epidermoid terlihat seperti benjolan berwarna kuning kecokelatan serta berisi cairan kental. Mudah bengkak, merah, dan nyeri jika terinfeksi.

 

 

2. Kista Sebasea

Kista Sebasea biasanya tumbuh di wajah, leher, atau badan yang memiliki sifat non-kanker dengan pertumbuhan sangat lambat. Kista sebasea diakibatkan dari trauma atau kelenjar yang tersumbat di kulit. 

3. Kista Payudara

Sebagian besar benjolan pada payudara adalah bukan kanker, namun banyak kemungkinannya. Sebab itu penting untuk mengetahui secara berkala kondisi perubahan payudara dengan rutin memeriknya sendiri. 

Maka saat menemukan ada benjolan baru atau perubahan bentuk di payudara, pastikan segera konsultasi dengan dokter. Apalagi jika terdapat tanda keluar darah dari putih dan gejala aneh lainnya.

4. Kista Ganglion

Kista ganglion adalah jaringan bundari berisi cairan yang biasanya muncul di sepanjang tendon atau sendi terutama tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Hal ini bisa disebabkan karena cedera, trauma, atau penggunaan yang berlebihan, namun seringkali penyebabnya tidak diketahui.

Kista ganglion umumnya tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rasa sakit. Namun jika tumbuh besar dan menekan struktur lainnya bisa jadi masalah.

 

5. Kista Pilonidal

Kista pilonidal adalah kondisi kulit umum yang terbentuk di celah di bagian atas bokong. Biasanya disebabkan oleh kombinasi hormon yang berubah setelah pubertas, pertumbuhan rambut, dan gesekan dari pakaian atau karena menghabiskan waktu dengan duduk terlalu lama.

Kista pilonidal terdiri dari lubang kecil atau terowongan di kulit yang dapat terinfeksi berisi cairan atau nanah. Tanda-tanda infeksi termasuk rasa sakit saat duduk atau berdiri, kulit merah atau sakit di sekitarnya, mengalir nanah atau darah yang menyebabkan bau busuk, serta pembengkakan kista. 

6. Kista Ovarium

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang berkembang pada satu atau kedua ovarium. Mereka dapat berkembang sebagai bagian normal dari siklus reproduksi perempuan atau bersifat patologis.

Kista ovarium bisa tumbuh tanpa gejala atau sebaliknya menyakitkan. Gejalanya meliputi perut kembung atau bengkak, buang air besar yang menyakitkan, nyeri panggul sebelum atau selama siklus menstruasi, sakit saat hubungan seks, nyeri di punggu bagian bawah atau paha, nyeri payudara, mual, dan muntah. 

Gejala yang menunjukkan parahnya kista ovarium adalah tiba-tiba nyeri panggul yang tajam, demam, pinsang, atau pusing yang bisa menjadi tanpa pecahnya kista atau torsi ovarium.

 

 

7. Chalazia

Chalazia adalah bejolan kecil yang biasanya tidak disertai nyeri. Seperti bengkak di kelopak mata atas atau bawah.

Hal ini disebabkan oleh kelenjar meibomian atau minyak yang tersumbat. Biasanya berwarna merah, bengkak, dan nyeri jika terinfeksi. 

8. Kista Baker atau Popliteal

Pembengkakan berisi cairan ini menyebabkan benjolan di bagian belakang lutut. Kondisi ini disebabkan oleh masalah yang mempengaruhi sendi lutut seperti radang sendir, peradangan akibat stres berulang, atau cedera tulang rawan.

Gejalanya meliputi nyeri ringan hingga berat, kaku, rentang gerak terbatas, pembengkakan di belakang lutut, memar di lutut, dan betis.

9. Jerawat Kistik

Ini adalah jenis jerawat paling parah dan berkembang ketika kista terbentuk jauh di bawah kulit. Hal ini bisa terjadi akibat kombinasi perubahan hormon, bakteri, minyak, dan sel-sel kulit kering yang terperangkap dalam pori-pori wajah.

Kista jerawat biasanya terdapat pada wajah, dada, leher, punggung, dan lengan. Biasanya berukuran besar, merah, nyeri, berisi nanah dan meninggalkan bekas luka setelah pecah.

 

 

10. Kista Rambut yang Tumbuh ke Dalam

Kista ini bermula sebagai rambut yang tumbuh ke bawah atau ke samping, bukan ke arah luar, menjadi tumbuh ke dalam. Umumnya tumbuh setelah mencukur baik dengan waxing atau alat lain untuk menghilangkan rambut.

Kista rambut yang tumbuh ke dalam dapat terinfeksi. Biasanya muncul seperti benjolan jerawat di bawah kulit yang mungkin berwarna merah, putih, atau kuning.

11. Kista Pilar

Kista pilar adalah benjolan bulat berwarna menyerupai kulit yang terbentuk di bawah permukaan kulit. Jenis kista ini disebabkan oleh penumpukan protein di dalam folikel rambut.

Umumnya terletak di kulit kepala. Kista pilar juga tidak sakit, tumbuh halus dan lambat.

12. Kista Mukosa

Kista lendir adalah pembengkakakn berisi cairan yang terjadi di area bibir atau mulut. Biasanya berkembang ketika kelenjar ludah mulut tersumbat oleh lendir.

Umumnya disebabkan oleh trauma pada rongga mulut, seperti menggigit bibir, tindikan, dan gangguan kelenjar ludah. Kista mukosa berukuran kecil, lunak, berwarna merah muda atau kebiruan.

13. Kista Sumbing Cabang

Kista sumbing cabang adalah jenis cacat lahir di mana benjolan berkembang di satu atau kedua sisi leher anak atau di bawah tulang selangka. Ini terjadi selama perkembangan embrionik saat jaringan di leher dan tulang selangka, atau celah cabang tidak berkembang secara normal.

Dalam kebanyakan kasus, kista sumbing cabang tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit atau infeksi, dan dalam kasus yang jarang terjadi, kanker. Gejala-gejalanya adalah terdapat lubang kecil, benjolan atau label kulit di kedua sisi leher atau tepat di bawah tulang rahang.

Simak Video Menarik Berikut Ini

#ChangeMaker 

Loading
Artikel Selanjutnya
Ashanty Bersyukur Tak Ada Lagi Kista di Rahim Aurel Hermansyah
Artikel Selanjutnya
Mengenal Kista, Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasinya