Sukses

Lifestyle

Serba Serbi Penyakit Pneumonia, Mulai dari Penyebab Hingga Cara Pencegahannya

Fimela.com, Jakarta Salah satu jenis penyakit yang sempat ramai diperbincangkan kala wabah virus corona mulai menyebar ialah penyakit pneumonia. Jelas saja, hal ini karena penyakit pneumonia merupakan gejala dan bentuk komplikasi ketika virus corona sudah masuk dan menginfeksi tubuh.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pneumonia adalah penyakit radang paru-paru. Pneumonia merupakan jenis penyakit infeksi yang memengaruhi sistem pernapasan. Oleh karena itu, pneumonia juga sering dikenal dengan istilah paru-paru basah.

Bisa dikatakan bahwa pneumonia merupakan penyakit yang cukup berbahaya dan bisa menyerang siapa saja tanpa melihat umur dan gender karena anak kecil pun bisa saja terserang penyakit ini. Dampak atau akibat yang ditimbulkan dari penyakit ini sangat fatal bahkan dalam kondisi akut bisa mengancam nyawa penderitanya.

Nah, ada baiknya kamu tahu banyak tentang penyakit ini agar kau lebih waspada apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Untuk itu, Fimela.com akan mengulas secara mendalam tentang penyakit pneumonia, mulai dari penyebabnya hingga cara pencegahannya. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Seputar Penyakit Pneumonia

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa penyakit pneumonia ialah penyakit peradangan yang terjadi pada jaringan paru-paru. Peradangan ini menyebabkan kantong udara atau alveolus terisi cairan atau nanah. Akibatnya, paru-paru tidak dapat bekerja dengan baik sehingga membuat penderitanya mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil.

Pneumonia disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Beberapa di antaranya adalah bakteri (S. Penumonia, H, influenza, S. aureus, P. aeruginosa, M. tuberculosis, M. kansasii, dan sebagainya), jamur (P. carinii, C. neoformans, H. capsulatum, C. immitis, S. fumigatus, dan sebagainya), protozoa, serta virus (CMV dan herpes simpleks).

Pada orang dewasa, penyebab penyakit pneumonia dipengaruhi infeksi bakteri. Selain itu, masih ada beberapa penyebab langsung yang dapat memicu penyakit pneumonia, seperti kebiasaan merokok, jantung kronik, diabetes melitus, kelemahan struktur organ pernapasan, dan penurunan tingkat kesadaran.

Penyebab Penyakit Pneumonia

Perlu diketahui bahwa penyakit pneumonia terjadi saat kuman mengalahkan sistem kekebalan tubuh sehingga menimbulkan peradangan paru-paru. Infeksi yang paling sering terjadi disebabkan oleh kuman, dalam hal ini ialah bakteri dan virus dalam udara yang dihirup.

Penyebab penyakit pneumonia oleh kuman biasanya berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Adapun beberapa hal yang memicunya ialah:

  • Interaksi pasien yang kemudian menyebabkan infeksi
  • Bagaimana cara terjadinya infeksi
  • Gangguan sistem kekebalan tubu
  • Adanya penyakit kronis
  • Polusi lingkungan
  • Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai

Berdasarkan kuman penyebabnya, penyakit pneumonia dapat digolongkan menjadi:

Pneumonia akibat bakteri

Penyebab penyakit pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumonia. Sedangkan bakteri lainnya adalah Chlamydophila pneumonia.

Pneumonia akibat virus

Penyebab penyakit pneumonia oleh virus adalah virus penyebab batuk atau pilek. Pneumonia karena virus ini menimbulkan gejala yang lebih ringan dan lebih singkat dibanding pneumonia karena bakteri.

Pneumonia akibat jamur

Seseorang dapat terjangkit kondisi ini jika menghirup spora jamur dalam jumlah banyak yang bisa didapat dari tanah atau kotoran burung. Pneumonia akibat jamur lebih rentan terkena pada orang yang memiliki penyakit kronis atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah.

Pneumonia mikoplasma

Mikoplasma merupakan organisme yang bukan termasuk virus atau bakteri, tetapi memiliki ciri yang menyerupai keduanya. Pneumonia jenis ini tergolong ringan dan lebih diderita oleh anak-anak dan remaja. Penyebarannya bisa terjadi lewat percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita pneumonia saat batuk atau bersin. Partikel ini bisa tersebar di udara dan dihirup orang lain.

Gejala Penyakit Pneumonia

Sebelum menjadi suatu penyakit yang parah, tubuh biasanya akan memberi sinyal berupa gejala-gejala yang muncul sesuai dengan bagian tubuh yang terinfeksi. Untuk penyakit pneumonia sendiri, gejala-gejalanya akan berhubungan dengan sistem pernapasan karena yang akan terserang ialah paru paru.

Berikut beberapa gejala penyakit pneumonia yang perlu diwaspadai sebelum menginfeksi terlalu parah:

  • Batuk tidak berdahak atau berdahak dengan cairan mengandung nanah yang berwarna kekuningan.
  • Nyeri pada dada saat bernapas hingga napas yang pendek
  • Mual, muntah, dan diare
  • Rasa nyeri pada otot, sendi, serta mudah lelah
  • Denyut nadi yang melemah hingga 100 kali per menit.

Cara Pencegahan Penyakit Pneumonia

Ketika kamu sudah memahami bahwa pneumonia merupakan penyakit yang berbahaya, ada baiknya kamu juga tahu cara pencegahan yang tepat agar kamu tidak terinfeksi dan mengidap pneumonia. Ingat kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu, berikut cara pencegahan yang tepat untuk penyakit pneumonia:

Melakukan Vaksinasi

Vaksin merupakan satu di antara langkah untuk menghindari pneumonia. Gunakan vaksin pneumonia sesuai dengan usia karena vaksin pneumonia untuk orang dewasa berbeda dengan anak-anak.

Menjaga sistem Kekebalan Tubuh

Cara mencegah pneumonia ini bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat sehingga kamu bisa menjaga sistem kekebalan tubuh dan tidak mudah terserang penyakit. Tanamkan pola hidup sehat seperti cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga.

Selalu Menjaga Kebersihan

Kebersihan yang selalu terjaga dapat menghindarkan seseorang dari serangan berbagai penyebab penyakit. Contoh sederhana yang bisa dilakukan adalah sering mencuci tangan agar terhindar dari penyebaran virus atau bakteri penyebab pneumonia.

Menghindari Kebiasaan Buruk

Merokok merupakan satu di antara kebiasaan buruk. Asap rokok dapat merusak paru-paru sehingga paru-paru lebih mudah mengalami infeksi. Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol juga mampu menurunkan daya tahan paru-paru, sehingga rentan terkena beberapa komplikasi.

;
Loading