Sukses

Lifestyle

Mengenal Tentang Seni Rupa Beserta Unsur-Unsur yang Jarang Diketahui

Fimela.com, Jakarta Seni rupa merupakancabang seni yang menghasilkan karya seni. Seni rupa bisa menciptakan sebuah bentuk, memiliki wujud nyata, bisa dilihat dan memiliki kualitas yang bisa dirasakan oleh indera penglihatan dan indera peraba, yang dimiliki oleh manusia.

Seni rupa memiliki hasil dengan keindahan visual dan juga sentuhan. Hasil dari seni rupa juga bisa menunjukkan sebuah ekspresi penciptanya, kepada seseorang yang menikmati hasil karya tersebut. Seni rupa terbagi menjadi 2, yaitu seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi.

Seni rupa 2 dimensi merupakan karya seni yang bisa dilihat dari satu sudut pandang. Seni rupa 2 dimensi juga memiliki ukuran yang panjang dan lebar. Contoh dari seni rupa ini adalah seni lukisan, seni relief, seni grafis dan lain sebagainya.

Sedangkan seni rupa 3 dimensi memiliki bentuk seperti bangunan ruang, yang memiliki volume yang terdiri dari panjang, lebar dan tinggi. Contoh dari seni rupa 3 dimensi adalah seni patung, seni arsitektur, seni kriya, seni keramik dan lain sebagainya.

Yuk kenali tentang seni rupa lebih dalam lagi, beserta unsur-unsur, fungsi dan jenisnya yang jarang diketahui, dilansir dari berbagai:

Unsur Seni Rupa

Sebelum membuat karya seni rupa, Sahabat Fimela harus memahami beberapa unsur-unsur penting, yang harus ada di dalam karya seni rupa.

Yang pertama adalah unsur titik yang merupakan unsur terkecil untuk dijadikan dasar dari semua ide. Kemudian unsur garis yang digunakan untuk menggabungkan semua titik-titik dari unsur pertama, dan dijadikan suatu bentuk tertentu. Unsur garis ini bisa menjadikan sebuah bentuk ciri khas dan watak dari seni rupa.

Lalu unsur yang ketiga adalah unsur bidang, yang merupakan hasil dari pengembangan dan penggabungan banyak garis, sehingga garis tersebut akan menjadi sebuah sisi dalam karya seni rupa.

Unsur yang selanjutnya adalah unsur bentuk, yang bisa membuat karya seni rupa terlihat lebih detail. Ditambah dengan adanya unsur ruang, yang mempunyai sifat nyata dan semu, tergantung dari dimensi seni rupa.

Di dalam seni rupa, unsur warna juga sangat penting, untuk memberikan keindahan pada hasil karya seni rupa. Kemudian adanya unsur tekstur semu dan tekstur nyata, yang dijadikan sebagai sifat suatu karya seni.

Dan unsur yang terakhir di dalam seni rupa adalah unsur terang dan gelap, yang bisa membuat sebuah karya seni rupa, terlihat lebih nyata, dan lebih detail dalam objek seni rupa.

Fungsi Seni Rupa

Pada dasarnya seni rupa terbagi menjadi 2 fungsi, yaitu fungsi umum dan juga fungsi sosial, yang jarang diketahui orang-orang.

Fungsi umum dari seni rupa adalah sebagai karya pemuas kebutuhan individu, atau seorang seniman. Kepuasan yang dimaksud adalah kepuasan batin, yang bisa dirasakan oleh penikmat seni, yang didapatkan dari ekspresi pencipta karya.

Sedangan fungsi sosial adalah untuk kepuasan batin yang juga dapat dirasakan oleh masyarakat, dari hasil karya seni rupa tersebut. Maka tidak heran, kalau banyak orang yang tetap membeli hasil karya seni rupa, walaupun memiliki harga yang mahal.

Selain fungsi umum dan fungsi sosial, seni rupa juga memiliki fungsi lain yaitu sebagai sarana pemenuh kebutuhan emosional individu, sebagai sarana untuk beribadah atau media untuk berdoa, sebagai sarana komunikasi, sebagai sarana edukasi dan sebagai sarana untuk melestarikan budaya bangsa.

Jenis Seni Rupa

Seni rupa juga memiliki berbagai jenis seperti seni rupa murni, yang merupakan suatu cabang seni rupa, yang karyanya memiliki hasil yang lebih fokus pada nilai keindahan, dan tidak terlalu memperdulikan nilai-nilai praktis. Seperti seni lukis, seni grafis, seni kaligrafi dan lain-lain.

Lalu jenis yang berikutnya adalah seni rupa desain, yang merupakan sebuah proses kreatif dalam merencanakan suatu bentuk. Contohnya seperti desain arsitektur, desain interior, desain busana dan lain sebagainya.

Dan jenis seni rupa yang terakhir adalah seni kriya yang merupakan suatu karya seni, yang diciptakan dengan memperhatikan nilai seni, dan menggunakan aspek fungsional, seperti kriya rotan, seni memahat kayu, kerajinan kriya bambu, kriya keramik dan lain sebagainya. 

;
Loading