Sukses

Lifestyle

Kisah Jurnalis yang Menagalami Perundungan Lantaran Mengidap Sindrom Langka

ringkasan

  • Melissa mengalami perundungan online lantaran dia mengidap sebuah sindrom langka.
  • Sindrom tersebut membuat fungsi otot, tulang, dan bentuk wajahnya berbeda.

Fimela.com, Jakarta Begitu banyak kasus perundungan online yang terjadi beberapa tahun belakangan. Meski hukum di Indonesia sudah mengatur perundungan di media sosial, namun hal buruk ini masih kerap saja terjadi. Bullying bukan hanya terjadi di Indonesia, tentunya. Seperti yang dialami seorang jurnalis asal Illinois, AS, Melissa Blake yang diejek banyak netizen Twitter lantaran dia mengidap sebuah sindrom langka. 

Tahun lalu, Melissa sempat menjadi viral dan bahan perbincangan masyarakat setempat. Pasalnya, Melissa dengan berani justru membalas perkataan netizen yang mengatainya 'muka jelek' dengan sebuah postingan di Twitter yang mendapat banyak perhatian. 

Para netizen mengomentari wajah Melissa ketika sebuah artikel tentang Donald Trump yang dia tulis muncul di sebuah video di YouTube. Video tersebut tersebar di media sosial, termasuk Twitter. Dari situlah, netizen melihat wajah Melissa dan mulai mengatainya 'potato head' atau muka jelek. 

Padahal, jurnalis lepas ini mengidap sindrom Freeman-Sheldon yang langka, dimana memengaruhi tulang sejak dia lahir. Bukan hanya kelainan tulangm tetapi sindrom ini juga membuat ototnya yang hanya dapat melakukan gerakan terbatas pada tangan dan kaki. Kondisi ini juga membuat Melissa mengalami keabnormalan pada kepala dan wajahnya. 

Pembalasan bagi Netizen Jahat

Mengalami perlakukan tidak adil dan jahat seperti itu tentu membuat siapa pun menjadi sedih dan marah. Apalagi jika dilarang mengunggah fotonya di media sosial, seperti yang dialami Melissa. Namun, Melissa memiliki caranya sendiri untuk memberikan reaksinya terhadap para netizen yang telah mengejeknya di Twitter. 

Melissa yang pemberani justru mengunggah 3 foto selfie dirinya di Twitter. Awalnya, Melissa menduga akan mendapatkan lebih banyak hate comments dari para netizen di media sosial. Namun, dia justru mendapatkan dukungan dan perhatian dari para netizen. 

Dia bahkan mendukung para perempuan lainnya untuk menanggapi perlakukan negatif dan online bullying di Twitter lewat sebuah challenge #MyBestSelfie. 

#ChangeMaker

Simak Video Berikut

;
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Resep Nugget Tanpa Ayam yang Gurih dan Praktis
Artikel Selanjutnya
Sebelum Meninggal karena COVID-19, Pria Ini Menyampaikan Kebodohan Terbesarnya