Sukses

Lifestyle

Kisah Haru Suami Berikan Hadiah Terakhir untuk Istri yang Dinikahinya Selama 40 Tahun

ringkasan

  • Tony sang suami mengidap penyakit neuron motorik. Hidupnya yang tak lama lagi membuat dirinya ingin memperbaiki barang antik
  • Barang antik tersebut ia berikan 40 tahun silam sebagai hadiah pernikahan

Fimela.com, Jakarta Toko Reparasi membuat berlinang air mata ketika mendengar kisah tentang seorang pria sekarat yang memiliki hadiah terakhir untuk istrinya tercinta.

Cerita berawal ketika, Tony sang suami mengidap penyakit neuron motorik. Hidupnya yang tak lama lagi membuat dirinya ingin memperbaiki barang antik  yang ia berikan sebagai hadiah pernikahan 40 tahun silam. 

Tony Barrett dan istrinya, Jenny, membawa ember gambut Georgia yang indah ke tempat reparasi karena mereka menyadari bahwa ember itu rusak setelah bertahun-tahun digunakan untuk menyimpan kayu. Tony menangis ketika dia mengatakan itu akan menjadi "barang antik pertama dan terakhir mereka bersama".

Tony memiliki mobilitas terbatas karena kondisinya sehingga tiba di toko menggunakan tongkat jalan dan memegang lengan Jenny untuk keseimbangan.

Melansir Mirror.uk, dalam momen yang emosional, Tony memberi tahu ahli restorasi Dom Chinea bahwa dia ingin memperbaiki ember sebagai hadiah untuk istri tercintanya sebelum kondisinya memburuk. 

"Karena mobilitasku berkurang, aku tidak bisa keluar dan akan menyelesaikan ini sebagai kejutan untuk Jenny,. Yang ingin saya lakukan adalah, jika kami bisa memperbaikinya tepat waktu, itu akan menjadi kenang-kenangan untuk Jenny setelah saya meninggal,” papar Tony.

 

Mengumpulkan barang antik selama menikah

Hadiah itu memicu kecintaan mereka pada barang antik dan mereka telah mengumpulkannya selama pernikahan mereka.

Tetapi ember itu mengalami hari-hari yang lebih baik dan memiliki selotip yang menahannya, dengan pita kuningan di bagian bawah yang perlu segera diperbaiki.

Berbicara dengan pakar metal Dominic Chinea, Jenny menjelaskan bahwa pasangan itu pindah rumah Juni lalu dan di bulan yang sama Tony didiagnosis menderita MND. 

Dia berkata: "Kami tahu Tony memiliki masalah keseimbangan tapi kami tidak tahu itu Penyakit Neuron Motorik yang jelas lebih serius."

"Itu berarti saya semakin lemah dan semakin bergantung pada orang lain untuk membantu saya.Saya mendapat banyak dukungan dari Jenny yang juga seorang medis,” ujar Tony. 

"Ini penyakit fatal yang tidak ada obatnya," tambah istrinya

Perbaikan ember

Dom mengatakan dia tahu barang antik itu "lebih dari sekadar ember" bagi pasangan itu.

Dominic memperbaiki lingkaran itu dan membersihkan bagian luarnya dengan baik.

Pita dipasang kembali dan lubang di ember telah diperbaiki sepenuhnya. Pasangan tersebut sangat senang dengan hasilnya, Tony mengatakan dia sangat berterima kasih kepada tim.

"Aku benar-benar ke senang, kita telah memperbaikinya sebagai momen untuk waktu kita bersama, sisa waktu bersama,” ujar Tony.

Jenny pun berkata: "Setelah diperbaiki, itu akan datang ke rumah baru kami sehingga kami akan mendapatkan kelanjutan dari barang yang kami hargai.

"Itu akan ada di rumah baru kita meskipun dia tidak ada lagi,” papar Jenny. 

#Changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Bukti Studi, Pria Usia 20-an Tahun Masa Kini Lebih Suka Perempuan yang Lebih Tua
Artikel Selanjutnya
Bertahan dengan Gaji Pas-pasan di Jakarta, Ini Pegangan Hidupku