Sukses

Lifestyle

Mengenal 5 Batasan Privasi dalam Hubungan yang Patut Dijaga

Fimela.com, Jakarta Dalam hubungan, kamu tetaplah seorang individu yang berhak untuk memiliki privasi, begitu juga dengan pasanganmu. Berbicara soal privasi memang tidak bisa disamaratakan, sesuai dengan prinsip dari hubungan yang sedang kamu jalani. Beberapa pasangan begitu merasa nyaman dalam berbagi semua hal tanpa ada rahasia, sementara yang lainnya begitu sangat menjaga dan menghargai privasi pasangannya.

Pilihan untuk menghilangkan privasi serigkali menjadi senjata untuk membuktikan bahwa satu sama lain saling setia, padahal sebenarnya itu bukan tindakan yang cukup dewasa. Jika kamu yakin dan percaya pada pasangan, maka kamu tidak perlu merenggut privasi miliknya. Justru karena kepercayaan yang diberikan tidak maksimal, maka dari itu membuka privasi adalah jalannya.

Namun, kamu harus paham bahwa setiap orang punya batasannya masing-masing dan pasti ada hal yang mungkin saja tidak membuatmu nyaman untuk berbagi. Hubungan yang ideal bukanlah hubungan yang menghilangkan privasi pasangan tetapi hubungan yang memahami dan menjaga privasi itu sendiri.

Nah, untuk gambaran lebih jelasnya, kamu perlu tahu, hal apa saja yang termasuk privasi dan tidak. Oleh karena itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 batasan privasi dalam hubungan yang patut dijaga. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Isi Ponsel

Pertama, batasan privasi dalam hubungan yang patut kamu jaga ialah isi ponsel milikmu dan milik pasanganmu. Kerap kali banyak orang yang salah kaprah mengenai isi ponsel. Akhirnya, isi ponsel dianggap sebagai hal yang patut dicurigai dan diawasi oleh pasangan setiap saat. Padahal, memeriksa dan mengetahui seluruh isi ponsel milik pasangan bukanlah hal yang sopan ataupun bijak.

Tentu saja isi ponsel bagian dari privasi setiap orang yang sebaiknya tidak kamu bagi dengan pasangan, kecuali untuk kondisi tertentu. Jika pasanganmu memaksa dan mengawasi isi ponselmu, maka kamu perlu curiga dan merasa waspada karena pasanganmu bisa jadi adalah orang yang toxic dan posesif.

Bertukar Akun Media Sosial

Kedua, batasan privasi dalam hubungan yang patut kamu jaga ialah bertukar akun media sosial dengan pasangan. Sekilas hal ini nampak menyenangkan karena kita jadi bisa tahu aktivitas pasangan di media sosial dan bisa menjamin bahwa pasangan kita tidak berselingkuh lewat media sosial. Namun, tindakan ini sebenarnya merupakan tindakan yang tidak mencerminkan kedewasaan.

Isi ponsel dan akun media sosial adalah privasi yang sebaiknya tidak kamu bagi, sekalipun pada pasanganmu sendiri. Masih ad acara lain untuk membuktikan bahwa pasanganmu setia daripada hanya saling mengawasi media sosialnya masing-masing. Justru dengan saling berbagi akun media sosial, kesalahapahaman dan ketidaknyamanan jelas bisa saja terjadi yang akhirnya membuat kalian lebih sering bertengkar.

Momen Me Time

Ketiga, batasan privasi dalam hubungan yang juga patut kamu jaga ialah momen me time milikmu dan milik pasangan. Ingat, sekalipun kalian adalah pasangan, tetapi setiap orang punya hak untuk menikmati momen me time-nya. Salah satu bentuk menjaga privasi dalam hal ini ialah memberikannya waktu untuk melakukan hal apa saja selama me time.

Ada waktu bersama pasangan dan ada waktu bersama diri sendiri. Hal ini bukan berarti kamu tidak ingin melibatkan pasangan tetapi ini tentang bagaimana kamu memiliki waktu untuk menikmati hidup dengan tenang tanpa ada gangguan dari orang lain. Kamu akan membutuhkan me time saat kamu tengah dilanda stres dan berada dalam kondisi yang penuh dengan ketidakpastian.

Urusan Finansial dan Pendapatan

Keempat, batasan privasi yang tidak kalah penting dalam hubungan dan juga patut untuk kamu jaga ialah urusan finansial dan pendapatan pasangan. Sebagian besar orang merasa kurang nyaman dan beranggapan bahwa membicarakan urusan finansial bersama pasangan adalah hal yang tabu.

Namun, sebenarnya ini adalah pilihan, hanya saja jika kondisinya terlalu sensitive untuk dibicarakan, maka sebaiknya itu menjadi privasi diri kalian masing-masing. Tentunya urusan fiannsial erat kaitannya dengan gangsi dan juga harga diri, baik bagi perempuan maupun pria. Sekiranya hal itu membuatmu tidak nyaman dalam hubungan, maka biarkan urusan finansial menjadi urusan pribadi.

Masalah Keluarga

Terakhir, batasan privasi dalam hubungan yang perlu kamu jaga ialah masalah keluarga dari pasangan. Ada pasangan yang nyaman berbagi cerita tentang kondisi masalah keluarga, namun ada juga yang menganggap bahwa hal tersebut kurang sopan. Hal ini karena masalah keluarga ialah aib dari keluarga itu sendiri yang sebaiknya tidak diumbar ke orang lain, sekalipun pada pasanganmu sendiri.

Oleh karena itu, jika kamu pernah bertanya tentang masalah keluarga pasanganmu namun ia tidak mau menjawab, maka kamu harus paham bahwa masalah keluarga baginya adalah privasi. Cukup ketahui hal-hal yang memang perlu kamu ketahui, tidak perlu menggali lebih dalam masalah keluarga orang lain karena bisa membuat pasanganmu menjadi malu atau merasa tidak dihargai.

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Cari Pekerjaan Itu Harus Etis, Jangan Pakai Jalur Belakang dengan Uang
Artikel Selanjutnya
Derita Supir Taksi yang Tetap Bekerja Meski Harus Pakai Tabung Oksigen