Sukses

Lifestyle

20 Tanda Hamil Muda yang Harus Segera Disadari

Fimela.com, Jakarta Hamil muda yang pertama kali adalah momen terindah, yang dialami setiap pasangan yang baru saja menikah. Momen kehamilan adalah saat bahagia yang ditunggu keluarga besar.

Saat mengalami hamil pertama kali, tentu saja ada beberapa tanda-tanda hamil yang harus disadari, serta tidak boleh disepelekan begitu saja. Tanda kehamilan paling umum adalah adanya perubahan hormon dan juga bentuk tubuh.

Tanda-tanda kehamilan ini harus segera disadari, agar perkembangan, pertumbuhan serta kesehatan janin dan ibu selalu terlihat dan terpantau. Berikut 20 tanda kehamilan muda yang harus segera disadarai, dilansir dari berbagai sumber:

Tanda Awal Kehamilan

Pada saat mengalami hamil pertama kali, Sahabat Fimela akan mengalami beberapa tanda awal yang dapat dirasakan dan terlihat. Berikut tanda awal kehamilan yang harus segera disadari:

1. Hormon Berubah

Pada saat mengalami awal kehamilan, seorang ibu akan mengalami telat haid selama beberapa minggu, Bahkan selama hamil tidak akan mengalami haid.

2. Payudara Terasa Sakit

Tanda awal kehamilan yang dirasakan adalah payudara terasa sakit. Walaupun biasanya pada saat haid, para perempuan mengalami rasa sakit pada payudara, tetapi pada saat hamil, bagian putting akan terasa sakit, nyeri dan tingkat sensitifitasnya lebih terasa.

3. Mengalami Kram Perut

Sama seperti pada waktu haid, seorang ibu hamil juga mengalami kram perut. Namun kram perut akan terasa lebih lama saat hamil, daripada kram perut saat haid.

4. Mengalami Morning Sickness

Tanda awal kehamilan selalu ditandai dengan morning sickness, yaitu gejala mual dan muntah saat awal kehamilan, yang membuat seorang ibu menjadi sangat lemas dan tidak nafsu makan.

5. Perut Berkedut

Saat mengalami tanda hamil, perut perempuan akan terasa berkedut terus menerus. Hal ini bisa membuat ibu hamil menjadi tidak nyaman di bagian bawah perut.

6. Pendarahan Ringan

Sering dikira haid, kehamilan juga bisa ditandai dengan pendarahan ringan, yang darahnya berwarna merah muda, yang keluar melalui organ kewanitaan dan biasanya terjadi selama dua hari.

7. Bentuk Perut Berubah

Pada perempuan yang mengalami tanda kehamilan, biasanya bentuk perut akan berubah menjadi lebih bengkak, lonjong dan terlihat lebih besar dari biasanya.

8. Sering Kembung

Selain merasakan kram perut, seseorang yang mengalami hamil muda, akan lebih sering merasakan perut kembung dan sering buang air kecil.

9. Diare Tanpa Gejala

Bagi seseorang yang mengalami kehamilan, sangat wajar sekali kalo sering merasakan diare tanpa gejala. Karena ada banyak bakteri di dalam usus.

10. Sembelit

Tidak selalu mengalami diare, pada beberapa kasus dan kondisi ibu hamil, ada yang mengalami sembelit atau susah buang air besar daripada diare.

Tanda Kehamilan Selanjutnya

Selain karena ada tanda awal kehamilan, seorang perempuan yang sedang hamil muda juga memiliki beberapa tanda lainnya. Berikut penjelasannya:

1. Keputihan

Keputihan adalah kondisi tubuh saat mengeluarkan cairan melalui organ intim kewanitaan, untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan. Pada ibu hamil, biasanya akan mengalami keputihan yang lebih banyak daripada biasanya, bahkan bisa lebih buruk dan menyebabkan infeksi jamur.

2. Organ Intim Kewanitaan Mengeluarkan Banyak Lendir

Saat sedang mengalami kehamilan, biasanya kadar progesterone di dalam tubuh meningkat lebih banyak. Sehingga menyebabkan organ intim kewanitan mengeluarkan banyak lender.

3. Merasa Lelah

Pada saat mengalami tanda kehamilan, ibu akan mengalami kelelahan yang luar biasa daripada biasanya. Sehingga ibu hamil harus banyak beristirahat untuk menjaga kandungan tetap sehat.

4. Mudah Pusing

Saat awal kehamilan, akan mudah mengalami pusing yang diakibatkan karena perubahan hormone. Saat hamil, hormone estrogen dan progesterone akan meningkat dan mempengaruhi pembuluh darah pada kepala.

5. Sering Buang Air Kecil

Saat hamil akan sangat sering pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Karena seiring berkembangnya usia kehamilan, janin akan semakin besar dan rahim akan menekan organ-organ tubuh yang lain, termasuk saluran air seni yang semakin mnyempit, sehingga susah menahan buang air kecil.

6. Sakit Punggung

Sangat wajar jika saat mengalami masa kehamilan, seorang ibu hamil mengalami sakit punggung. Karena adanya perubahan bentuk tubuh dan berat badan pada ibu hamil.

7. Napas Pendek

Pada masa kehamilan, seorang ibu hamil bisa mengalami napas pendek atau sering kehabisan napas. Karena seorang ibu harus membagi oksigennya dengan janin yang ia kandung.

8. Konstipasi

Ibu hamil juga bisa mengalami konstipasi. Karena hormone kehamilan menyebabkan tekanan pada otot saluran pembuangan, yang menyebabkan konsistensi feses menjadi keras, sehigga ibu hamil harus mengonsumsi makanan tinggi serat.

9. Gusi Berdarah

Pada ibu yang sedang mengalami tanda-tanda kehamilan, biasanya juga ditandai dengan kondisi gusi berdarah. Sehingga saat hamil harus sering memeriksa kesehatan gigi dan mulut.

10. Gangguan Tidur

Saat sedang hamil, seorang ibu bisa mengalami gejala gangguan tidur, karena hormon berubah, stres dan mengalami tubuh yang kurang nyaman lainnya.

Cara Menjaga Bentuk Tubuh Agar Tetap Ideal Saat Hamil

Pada saat hamil, tentu saja seorang ibu mengalami beberapa tanda-tanda kehamilan yang terlihat dengan jelas. Selain mengalami perubahan mood, bentuk badan akan berubah lebih besar daripada biasanya. Sehingga bentuk badan harus tetap dijaga agar tetap ideal, dan membuat kesehatan janin dan ibu tetap terjaga. Berikut beberapa caranya:

1. Jaga Pola Makan

Saat hamil, biasanya pola makan akan meningkat dua kali lebih banyak daripada biasanya. Sehingga jagalah pola makan, dengan ngemil makanan yang menyehatkan dan yang kaya akan vitamin, mineral, serat dan gizi lainnya.

2. Berolahraga

Walaupun sedang hamil, lakukanlah olahraga ringan seperti senam hamil, untuk menjaga sistem imunitas tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

3. Menghindari Lemak dan Gula

Agar berat badan tetap ideal dan sehat pada saat hamil, hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula. Karena kelebihan kandungan lemak dan gula bisa membahayakan kesehatan janin di dalam kandungan.

;
Loading