Sukses

Lifestyle

Sudah Benarkah Caramu Menyimpan Makanan Kucing? Ini Jawabannya

Fimela.com, Jakarta Banyak cat owner yang memilih dry food untuk kucing kesayangannya karena harganya yang lebih terjangkau dan mudah mengontrol porsi makannya. Ada juga yang mengikuti selera kucingnya yang lebih menyukai tekstur makanan yang kering.

Selain soal pemilihan merek, jangan lupa juga untuk memperhatikan cara penyimpanannya agar cat food nggak gampang apek, lembap dan berjamur. Sudah betulkah caramu? Cari tahu lebih lanjut yuk!

Cek tanggal kedaluwarsa

Nyatanya, tak sedikit yang melupakan tips sederhana ini dan mengira makanan kucing bertekstur kering ini bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Perlu diingat jika rata-rata dry food bisa disimpan antara 6 bulan hingga 3 tahun. Tapi ketahanannya akan berubah setelah kantongnya dibuka, oleh karena itu pastikan untuk menghabiskannya dalam enam minggu sebelum terjadi perubahan nilai nutrisi, aroma maupun rasa.

Jangan buang kemasannya

Sebenarnya nggak sulit untuk mencegah dry food mengalami kerusakan, cukup dengan membiarkannya tersimpan dalam kemasan yang dirancang khusus untuk menjaganya tetap awet. Potong bagian atasnya lalu gulung hingga tertutup atau pasang penjepit untuk mencegah udara atau serangga masuk ke dalamnya. Untuk perlindungan yang lebih baik, simpan kantong makanan kucing dalam wadah yang tertutup rapat.

Hindari menyimpan terlalu banyak

Tergoda membeli beberapa kantong dry food sekaligus untuk menghemat waktu sekaligus biaya, itu sah-sah saja. Apalagi jika ingin menvariasikan beberapa rasa cat food yang berbeda agar kucing bisa makan dengan lahap. Tapi sebaiknya hindari membuka semua kantong dan memasukkannya ke dalam satu wadah dan kosongkan wadahnya dari makanan yang lawas agar nggak mempengaruhi rasa maupun ketahanannya.

Simpan di ruang yang kering dan sejuk

Meletakkan makanan kucing di garasi, gudang, bahkan di dekat peralatan bersuhu tinggi seperti kompor atau kulkas, akan membuat kualitasnya menurun. Paparan suhu panas akan mempercepat pembusukan alaminya. Sebaiknya, simpan makanan kucing di tempat yang sejuk dan kering misalnya di dapur, lemari penyimpanan atau tempat lainnya yang terhindar dari serangan serangga maupun hewan pengerat.

Sulit menemukan tempat yang tepat di dapur untuk menyimpan cat food? Kekhawatiran ini kini terjawab oleh kehadiran Muezza, cat food berkualitas yang sudah mengantongi sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand.

Hanya terbuat dari bahan-bahan alami yang halal dan diproses dengan teknologi modern, Muezza jadi pilihan tepat untuk membantu menjaga kesehatan kucing sekaligus bikin pemelihara kucing jadi lebih tenang saat memegang makanan tersebut. Selain itu, tak perlu khawatir lagi saat tak sengaja terkena liur kucing, bisa membersihkan peralatan makan kucing di tempat cuci piring yang sama, leluasa menyimpan makanan kucing di manapun, hingga saat membawanya di perjalanan.

Saatnya beralih ke cat food halal dari Muezza yang punya 4 varian rasa yang jadi favorit kucing. Dapatkan semua variannya dengan mudah di Shopee dan Tokopedia, ya!

Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia 

;
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Manfaat Cuka Apel untuk Mencegah Penuaan Dini dan Cara Menggunakannya
Artikel Selanjutnya
Merayakan Ulang Tahun Pertama Tanpa Ayah, Bocah Ini Hanya Ingin Terima Surat