Sukses

Lifestyle

8 Alasan Mengapa Pria Melakukan Ghosting

Fimela.com, Jakarta Nama Kaesang Pangarep menjadi trending topik diberbagai media akibat ia diduga melakukan ghosting terhadap mantan kekasihnya, Felicia Tissue. 

Hal tersebut diungkapkan temen Felicia melalui Instagram Story @kimberleyneo yang kemudian diposting oleh akun Ibunda Felicia, Meilia Lau, @meilia_lau. Dalam story tersebut, bertuliskan.

"... For five years you dated my friend, brought her out to the public eye and led her to believe that she was the only one for you."

(Selama lima tahun Anda menjalin hubungan dengan teman saya, membawanya ke publik dan membuatnya percaya bahwa dialah satu-satunya untuk Anda)

Lalu, “Then for no reason, you started ghosting her as if she wasnt ever important in your life."

(Lalu tanpa alasan, Anda mulai ghosting seolah-olah dia tidak pernah penting dalam hidup Anda." 

Kata ghosting yang ditujukan pada Kaesang Pangarep sendiri merupakan kata bahasa Inggris yang diartikan sebaga berbayang. Namun dalam pergaulan, ghosting merupakan istilah dimana seseorang tiba-tiba menghilang begitu saja tanpa kabar dalam suatu hubungan.

Misalnya saja saat PDKT tiba-tiba tak ada kabar yang berujung pada harapan palsu atau saat sudah pacaran menghilang tanpa kabar yang dibilang tidak ada kata-kata putus. Pernah mengalaminya sahabat Fimela?

Menurut seorang psikoterapis berbasis di California, Dr. Natalie Jones, PsyD, ghosting terjadi ketika ada salah satu orang yang menghentikan komunikasi tanpa penjelasan meskipun mereka sedang melakukan pendekatan atau kencan.

"Kamu telah menjalin komunikasi dan hubungan baik, Namun tiba-tiba orang itu pergi begitu saja dan tidak punya kesempatan untuk menghubungi mereka," ungkap Jones, dilansir Women's Health.

Lalu penasaran ngga sih mengapa ghosting terjadi, terutama bagi pria? Berikut faktanya, melansir themindsjournal.

1. Dia tidak ingin mengalami percakapan perpisahan yang tidak nyaman

Apakah ada orang yang benar-benar ingin melakukan percakapan untuk mengakhiri hubungan? Itu yang momen yang terburuk. Ia menghindari untuk menjelaskan mengapa tidak lagi suka denganmu, berpikir tidak ingin menyakitimu dengan kata-kata tersebut. Takut akan reaksi pasangan ketika mencoba mengakhiri hubungan. Tidak ingin memberitahu tahumu jika ia tidak ingin melangkah lebih jauh dengan hubungan yang telah terjalin, karena alasan takut menyakit perasaanmu karena kata-katanya.

2. Berfikir hubungan ini tak akan berhasil

Alasan utama pria berikutnya menjadi ghosting adalah dia berasumsi bahwa pasangannya berada dipemikiran yang sama dengannya.  Dia berasumsi, atau mungkin dia meyakinkan dirinya sendiri, bahwa pasangannya tahu hubungannya tidak berhasil.  Bahwa dirimu juga merasakan ketegangan yang sama dalam hubungan. Serta menyadari bahwa nilai-nilaimu berbeda atau bahwa kepribadianmu sama sekali berbeda atau apa pun masalahnya.

Dia berpikir bahwa pasangan mungkin sudah tahu itu tidak berhasil, jadi mengapa dia benar-benar perlu menelepon dan memberi tahu?  Itu hanya akan menjadi aneh dan canggung, jadi sebaiknya biarkan saja.

3. Hubungan itu tidak seperti yang dipikirkan

Terkadang, kita berakhir dalam hubungan sepihak.  Kadang-kadang kita lebih peduli daripada orang lain dann membutakan diri dari kenyataan situasi karena ingin dia tetap menyukai kita kembali. Dia mungkin menyukaimu, tetapi dia tidak cukup menyangimu sehingga tidak ingin lagi menjalin hubungan denganmu. 

 

4. Egois

Bagi orang tersebut, tidak masalah untuk pergi tanpa penjelasan karena hubungan belum terlalu jauh. Berfikir pasangan akan baik-baik saja karena hubungan belum begitu terikat. Padahal, ini adalah tindakan kurang bertanggung jawab.

5. Punya pasangan lain

Alasan ghosting lainnya ialah si dia telah menemukan tambatan hati yang lain. Jadi tidak lagi memikirkan bagaimana perasaanmu, ia sudah sibuk dengan pasangannya yang lain. Kalau sudah beginj, sebaiknya sahabat Fimela harus sabar dan mengikhlaskan jika dia memang bukan jodoh yang baik. 

Namun jangan terlalu menyalahkan dirimu ya. Sebab, menurut Jones, ketidakcocokan antara dia dan dirimu lah yang membuatnya mencari pengganti yang baru.

"Ketika dia merasa hubungan sudah mulai menjadi serius, dan Anda menginginkan komitmen atau terlibat pertengkaran denganmu berulang kali, ini menjadi penyebab mengapa dia mundur dan pindah ke orang berikutnya," ujar Jones.

6. Belum dewasa secara emosional

Alasan dia menghilang secara tiba-tiba dalam hubungan, menjadi sinyal bahwa sebenarnya dia tidak serius menjalin hubungan denganmu. Salah satu tanda yang bisa kamu curigai adalah ketika gebetan terus mengikari janji.

"Orang ini pasti membuat janji yang tidak bisa mereka tepati," Jones menjelaskan. Hal ini disebabkan, seseorang yang belum dewasa secara emosional akan selalu tidak konsisten antara apa yang dia katakan dengan apa yang mereka lakukan.

7. Dia sudah mendapatkan apa yang diinginkan darimu

Satu alasan yang sangat umum ketika seseorang menghilang secara tiba-tiba ialah dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan darimu. Baik itu secara finansial, seksual, atau di tempat kerja.

Begitu mereka merasa telah mencapai tujuannya, maka mereka akan menghilang.

8. Belum siap untuk berkomitmen

Banyak orang yang berubah pikiran dan berhenti di tengah jalan saat masa pendekatan karena mereka belum siap berkomitmen.

Kebanyakan dari mereka beralasan takut untuk kehilangan kebebasan. Namun, tak sedikit pula dia tak menyukaimu karena merasa tidak yakin menjalin hubungan denganmu. 

 

#elevate women

Loading
Artikel Selanjutnya
Jelang Idul Fitri, Kaesang Pangarep dan Chef Arnold Rilis Komik dan Novel
Artikel Selanjutnya
4 Kuliner Favorit Kaesang Pangarep untuk Sahur dan Buka Puasa