Sukses

Lifestyle

Wukuf adalah Bagian dari Rukun Haji, Pahami Doa dan Bacaannya

Fimela.com, Jakarta Wukuf di Padang Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan salah satu rukun dalam melaksanakan haji, bahkan inti dari ibadah haji. Dalam wukuf, jemaah haji hanya berdiam di area wukuf (mauqif).

Meski tuntutan dasarnya hanya berdiam, jemaah haji tidak mungkin berdiam diri saja. Mereka dianjurkan untuk berdoa dan melakukan sejumlah ibadah lainnya. Hal tersebut tercantum dalam potongan ayat berikut :

ويسن في الوقوف أن يكون على طهارة وإكثار الذكر والتهليل والدعاء والتلبية وقراءة القرآن وإكثار التضرع والذلة والإلحاح في الدعاء فيستقبل البيت الحرام ويبسط كفيه

Artinya : “(Jemaah haji) dianjurkan wuquf dalam keadaan suci, memperbanyak zikir, tahlil, doa, talbiyah, tadarus Alquran, memperbanyak tadharru (ketundukan hati), merendahkan diri, berdoa terus menerus, lalu menghadap Kabah dan membentangkan kedua tangan.”

Selain itu, beberapa doa yang dianjurkan dalam pelaksanaan wukuf ada baiknya juga kita baca agar semakin memperkuat dan menambah keimanan kita saat melaksanakan ibadah haji. Dilansir dari Merdeka.com, berikut Fimela.com telah rangkum beberapa doa dan bacaan saat pelaksanaan wukuf:

Tahmid dan Talbiyah 3 Kali

1. Tahmid

Wukuf adalah salah satu dari rukun haji. Saat melaksanakan wukuf, sebaiknya membacakan lafal doa tahmid. Pada saat wukuf, lafalkan:

Alhamdulillāhi rabbil ālamīn.

Artinya, “Segala puji bagi Allah, tuhan sekalian alam.”

2. Talbiyah

Saat melaksanakan wukuf, jemaah haji juga dianjurkan untuk membaca talbiyah sebanyak 3 kali.

Labbaykallāhumma labbayk. labbayka lā syarīka laka labbayk. Innal hamda wan ni‘mata laka wal mulka lā syarīka lak.

Artinya, “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu, Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu”

3. Takbir dan Tahmid

Wukuf adalah serangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan saat pelaksanaan ibadah haji. Para jamaah dianjurkan untuk membaca takbir dan tahmid.

Allāhu akbar wa lillāhil hamd.Artinya, “Allah maha besar. Segala puji bagi Allah.”

Doa Sapu Jaga, Doa Pengakuan Dosa, serta Doa Istiqamah dalam Taubat

Doa Sapu Jagad

Allāhumma rabbanā ātinā fid duniya hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār.

Artinya, “Ya Allah, Tuhan kami, berikanlah kebaikan kepada kami di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.”

Doa dan Pengakuan Dosa

Allāhumma innī zhalamtu nafsī zhulman katsīran kabīran, wa innahū lā yaghfirud dzunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min ‘indik, warhamnī innaka antal ghafūrur rahīm.

Artinya, “Ya Allah, sungguh aku menganiaya diriku dengan penganiayaan yang banyak dan besar. Tiada yang mengampuni dosa selain Kau. Oleh karena itu, ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu. Kasihanilah aku, sungguh Kau maha pengampun lagi penyayang.”

Doa Istiqamah dalam Taubat

Allāhummaghfir lī maghfiratan tashluhu bihā sya’nī fid dārayn, warhamnī rahmatan wāsi‘atan as‘adu bihā fid dārayn, wa tub ‘alayya taubatan nashūhā lā ankutsuhā abadā, wa alzimnī sabīlal istiqāmah lā azīghu ‘anhā abada.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah aku dengan ampunan yang membuat maslahat urusanku di dunia dan akhirat. Berikanlah aku rahmat-Mu yang luas di mana aku dapat bahagia di dunia dan akhirat. Bimbinglah aku dalam tobat nashuha yang mana aku takkan melanggarnya lagi selamanya. Ikatlah aku di jalan istiqamah yang mana aku takkan menyimpang darinya selamanya.”

Bacaan saat Wukuf

Selain membaca doa-doa yang telah dilafalkan sebelumnya, dalam pelaksanaan wukuf juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, tahlil, doa talbiyah, serta tadarus Alquran hingga maghrib tiba sesuai ajaran rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Adapun bacaan doa-doa yang selanjutnya yang dapat diawali dengan pujian, pengagungan, tasbih, shalawat serta diakhiri dengan lafal “amin”.

1. Tahlil

La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syay’in qadir. Allahummaj‘al fi qalbi nuran, wa fi sam‘i nuran, wa fi bashari nuran. Allahummasyrah li shadri wa yassir li amri. Allahumma lakal hamdu.

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang esa. Tiada sekutu bagi-Nya. Segala kekuasaan dan pujian bagi-Nya. Dia kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hatiku, cahaya pada pendengaranku, dan cahaya pada penglihatanku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku. Ya Allah, segala puji bagi-Mu.”

2. Doa Perlindungan

Allahumma laka shalati, wa nusuki, wa mahyaya, wa mamati, wa ilayka ma’abi, wa laka turatsi. Allahumma inni a‘udzu bika min ‘adzabil qabri, wa waswasatis shadri, wa syattatil amri. Allahumma inni a‘udzu bika min syarri ma taji’u bihir rihu.

Artinya, “Ya Allah, shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk-Mu. Hanya kepada-Mu tempat pulangku. Hanya milik-Mu peninggalanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, kebimbangan dalam hati, dan berantakannya konsentrasi (persoalan). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang dibawa oleh angin.”

Loading
Artikel Selanjutnya
Qanaah adalah Akhlak Terpuji dalam Islam, Ketahui Manfaat dan Dalil yang Mengaturnya
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Produk Skincare yang Ramah Lingkungan