Sukses

Lifestyle

Pengalaman Liburan Mengelilingi Yogyakarta Selama 6 Hari 5 Malam

Fimela.com, Jakarta Setiap kali kita melakukan perjalanan, selalu ada cerita yang berkesan. Bepergian atau mengunjungi sebuah tempat memberi kenangan tersendiri di dalam hati. Tiap orang pastinya punya pengalaman atau kisah tak terlupakan tentang sebuah perjalanan, seperti tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba My Trip Story: Setiap Perjalanan Selalu Memiliki Cerita berikut ini.

***

Oleh: Agung Sukma

Halo Sahabat Fimela,

Di masa pandemi ini mengingatkanku tentang liburan paling berkesan bersama sahabat pada Februari 2019, yaitu kota Yogyakarta. Ini sudah keempat kalinya aku berkunjung ke Yogyakarta, kota yang masih kental dengan adat dan nuansa keraton yang menjadi sangat istimewa di mataku dan juga banyak wisatawan yang membuat aku tidak bosan untuk mengunjunginya.

Selain kental dengan nuansa adat, Yogyakarta juga memiliki wisata alam budaya, belanja oleh-oleh khas Yogyakarta dan wisata kuliner dengan harga yang terjangkau. Yogyakarta memberikan kesan tersendiri, dengan pesona yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari arsitektur candi yang memiliki nilai sejarah, pantai yang indah, hingga pusat perbelanjaan seperti Malioboro yang menjadi destinasi wisata yang menarik.

Aku memilih Prawirotaman sebagai tempat penginapan karena sebagai kawasan yang rame dikunjungi turis mancanegara. Aku mengelilingi Yogyakarta selama 6 hari 5 malam dengan menyewa motor.

Selama liburan ini aku menghabiskan budget sekitar Rp2.500.000 sudah termasuk tiket pesawat (Bali-Yogyakarta). Tiket promo pada waktu itu Rp700.000 bolak balik, sewa motor Rp200.000 selama 5 hari karena sharing dan penginapan 375.000 per orang selama 5 hari dan sisanya untuk bekal.

Ingin Kembali Lagi ke Yogyakarta

Selama liburan ini aku mengunjungi Kota Gede, wilayah yang memiliki banyak gang kecil dengan bangunan serta pintu tua yang sangat instagramable. Aku berkeliling pasar Legi Kota Gede meyantap jamu dan jajanan tradisional seperti kipo, legomoro dan yangko. Mengunjungi Masjid Gedhe Mataram, Makam Raja Mataram, Situs Warung Boto yang sekilas arsitektur bangunan bersejarah ini hampir mirip dengan Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Keraton Yogyakarta. 

Aku juga sempat mengunjungi Tugu Jogya, Malioboro, Pasar Bringharjo, Alun-alun kidul, Keraton Yogyakarta, Taman Sari dan Candi Ratu Boko. Menuju Candi Ratu Boko agak jauh dari tempatku menginap yang kira-kira 1 jam karena aku penasaran ingin tau salah satu lokasi yang dikunjungi Cinta dan Rangga dalam film AADC 2, semua jadi terbayarkan walaupun tempat menuju ke sana jauh. Pemandangan matahari terbenam memang bagus banget dan rame dikunjungi wisatawan. 

Selain mencoba jajanan khas Kota Gede aku juga mencicipi berbagai kuliner di Yogyakarta yaitu Cilok Gajah, Tempo Gelato Prawirotaman, Gudeg Yu Djum, Ayam Goreng Bu Tini, Ayam Geprek Bu Made dan Iconic Gelato & Bistro. Sebelum pulang, aku mengunjungi Raminten Cabaret Show yang merupakan salah satu tempat makan di Yogyakarta, tepatnya di Hamzah Batik lantai 3. Setelah membeli beberapa batik untuk oleh-oleh di Hamzah Batik, pertunjukan ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi apabila ke Yogyakarta. Raminten Cabaret Show menghadirkan hiburan dengan kelas dunia yang sangat menghibur dan berhasil membuatku tertawa lepas.

Aku sangat menikmati liburan ini selama 6 hari mengelilingi kota Yogyakarta. Setelah pandemi berakhir ingin lagi kembali ke Yogayakarta menjelajah tempat yang belum pernah aku kunjungi. Ini cerita perjalananku, bagaimana dengan kamu?

#ElevateWomen

Ultah Ke-25, Hoshi SEVENTEEN Donasi Rp 1,27 Miliar ke Kampung Halaman
Loading
Artikel Selanjutnya
Perjalanan ke Bandung Kala Itu Mempererat Sebuah Ikatan Persahabatan
Artikel Selanjutnya
Mendaki Gunung Merbabu bersama Suami, Perkuat Diri Jalani Kehidupan Rumah Tangga