Sukses

Lifestyle

9 Manfaat Sampah Dapur yang Jarang Diketahui

Fimela.com, Jakarta Ada banyak sampah dapur yang sebaiknya tidak kita buang, karena sampah dapur bisa diolah dan dimanfaatkan kembali untuk hal yang lainnya, seperti dimanfaatkan untuk campuran pupuk organik.

Sampah dapur yang bisa digunakan sebagai campuran pupuk organik, adalah sampah dapur yang terbuat dari bahan alami, seperti kulit pisang, ampas kopi, cangkang telur dan lain sebagainya.

Biasanya sampah dapur ini diolah dengan cara dicincang atau dipotong-potong, lalu di masukkan ke dalam tanah untuk dijadikan sebagai kompos yang mudah terurai. Berikut manfaat sampah dapur yang jarang diketahui.

 

Manfaat Sampah Dapur

1. Pisang

Salah satu sampah dapur yang bisa dimanfaatkan adalah kulit pisang. Kalium yang terdapat pada kulit pisang ini, bisa digunakan untuk membantu menyuburkan tanaman dan mempercepat pertumbuhan tanaman.

2. Ampas Kopi

Ampas kopi sering kali dijadikan sebagai pengharum ruangan, karena bisa menetralkan aroma ruangan. Namun ampas kopi ini bisa dijadikan sebagai penyubur tanaman yang membantu proses pengasaman tanaman, seperti blueberry, mawar dan tomat.

3. Cangkang Telur

Usahakan jangan membuang cangkang telur, setelah memecah telur. Karena cangkang telur ini bisa dijadika sebagai sumber kalsium bagi tanaman. Cangkang telur ini juga bisa membantu mencegah pembusukan pada tanaman.

4. Kulit Bawang

Sering kali dibuang, tapi ternyata kulit bawang memiliki banyak manfaat untuk menyuburkan tanaman. Karena kalsium, potasium dan magnesium, yang bisa membantu menyehatkan tanaman.

5. Ampas Teh

Ampas teh memiliki kandungan nitrat, yang mudah diserap oleh tanah dan tanaman, untuk membantu menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman.

Manfaat Sampah Dapur yang Selanjutnya

6. Ampas Kelapa

Ampas kelapa adalah sisa limbah dari kelapa untuk membuat santan. Ampas kelapa ini memiliki manfaat yang mengandung protein dan lemak, yang bisa membantu membuat tanaman cepat berbunga dan berbuah.

7. Air Cucian Beras

Air cucian beras memiliki kandungan nitrogen, potasium dan phosphorus, yang bisa membantu menyuburkan tanaman. Air cucian beras ini juga bisa digunakan untuk membasuh wajah, untuk mencegah penuaan dini.

8. Ampas Tulang Ikan

Sampah dapur yang bisa dimanfaatkan selanjutnya adalah ampas tulang ikan. Tulang ikan memiliki kandungan protein dan kalsium, yang membuat tanaman lebih subur dan cepat tumbuh.

9. Potongan Sayur

Potongan sayur yang tersisa juga bisa dijadikan sebagai penyubur tanaman. Karena sayuran hijau memiliki kandungan antioksidan, yang bisa mencegah penyakit yang muncul di tanaman.

Cara Membuat Pupuk Organik

Alat yang dibutuhkan:

  • Tong atau ember yang ada tutupnya
  • Sarung tangan

Bahan yang dibutuhkan:

  • Sampah rumah tangga (bisa sisa makanan atau bekas sayuran)
  • Tanah
  • Air secukupnya
  • Arang sekam
  • Cairan pupuk EM4 sebagai tambahan

Cara membuat pupuk:

  1. Langkah pertama, siapkan tong atau ember yang ada tutupnya, lalu masukkan tanah ke dalamnya.
  2. Kemudian siram dengan air.
  3. Taruh sampah rumah tangga atau sampah organik diatas tanah.
  4. Tumpuk lagi dengan tanah diatas sampah. Sirami lagi.
  5. Terakhir, tutup wadah dan simpan sampai kurang lebih 3minggu sebelum digunakan.
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Bra Menyusui dan Cara Memilihnya
Artikel Selanjutnya
7 Urutan Makeup agar Wajah Tidak Pucat