KAPANLAGI NETWORK
MORE

Yang Benar & Salah Seputar Kanker Payudara

Senin, 08 Oktober 2012 07:59 Oleh: Fimela Editor
1/3

Benjolan yang terdapat pada payudara menjadi penanda paling umum mengenai gejala kanker payudara.

Mitos. Hanya 1 dari 10 benjolan yang disebabkan kanker. Faktanya, beberapa perempuan memiliki benjolan pada payudaranya yang bisa jadi merupakan kelenjar pada jaringan payudara. Perubahan pada payudara memang bisa terjadi seiring dengan siklus hidup, misalnya, kelenjar payudara perempuan muda lebih banyak dan padat ketimbang yang usianya lebih tua. Saat menyusui dan menjelang menopause pun perubahan pada payudara sangat mungkin terjadi. Jelang dan sesudah menstruasi, tak jarang perempuan juga mengalami pembengkakan, sampai timbulnya satu atau beberapa benjolan, di payudara. Ini disebabkan cairan ekstra akibat perubahan hormon. Jadi benjolan pada payudara bisa muncul kapan pun, yang kebanyakan bukanlah tanda adanya kanker, tapi sebagai tindakan antisipatif sebaiknya tetap lakukan pemeriksaan, mamografi misalnya.

Perempuan yang hamil di atas umur 30 tahun lebih beresiko terkena kanker payudara dibandingkan yang masa kehamilannya terjadi pada usia muda.

Fakta. Perempuan yang mengandung anak pertama di usia 30 tahun ke atas lebih berisiko terkena kanker payudara. Haid pertama dan kehamilan dipercaya sebagai window of initiation perkembangan kanker, sementara pertambahan usia yang menurunkan imun dalam tubuh juga jadi salah satu faktor yang memperbesar risiko pertumbuhan tumor ganas pada payudara.

Penggunaan pil KB dalam jangka panjang juga meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Fakta. Pil KB atau kehamilan dipercaya dapat mengubah kadar hormon yang dapat mempengaruhi risiko perempuan terserang penyakit, salah satunya kanker ovarium. Namun, pil KB yang dikonsumsi dalam jangka panjang justru bisa meningkatkan risiko kanker payudara, dan risiko tersebut bisa kembali normal jika penggunaannya dihentikan juga dalam waktu yang panjang, ujar ahli kanker Dr. Richard Edmondson dari University of Newcastle. Hal ini tak lain karena pengaruh kandungan hormon estrogen yang memperbesar risiko pertumbuhan kanker payudara, terutama pada perempuan di atas usia 45 tahun.

Komentar Anda