Sukses

Lifestyle

Setelah Beradegan Laga, Shailene Woodley Lawan Kanker di �The Fault in Our Stars�

shailene woodley, the fault in our stars

Jakarta Di era di mana film yang diangkat dari novel laris gemar mengadaptasi genre-genre fantasi, maka adaptasi satu ini membawa kita ke ranah drama. The Fault in Our Stars sendiri karya aslinya adalah sebuah buku, yang pertama kali terbit di tahun 2012. Ditulis oleh John Green, yang mengawasi langsung proses produksi film ini agar tidak melenceng jauh dari isi bukunya.

Kesetiaan isi buku memang selalu jadi bahasan khusus, saat  sebuah novel laris diadaptasi jadi film layar lebar. Di sini kami akan membahas filmnya saja. Kami yakin, harusnya dengan sang penulis yang mengawasi jalannya pembuatan film, harusnya tak ada yang melenceng kelewat jauh, kan?

Di ranah fiksi, film �The Fault in Our Stars� memberikan premis sederhana, cukup klise. Perempuan muda bernama Hazel  Grace Lancaster (Shailene Woodley) hidup dengan penyakit paru-paru akut sehingga harus membawa tabung oksigen portabel ke mana-mana. Saat ia mulai tertekan dengan penyakitnya, ia justru berkenalan dengan laki-laki di sebuah pertemuan support group untuk penderita kanker.  

Laki-laki muda, diperkenalkan dengan nama  Augustus  Waters (diperankan Ansel Elgort), yang hanya setahun lebih tua, seorang cancer survivor. Namun, hanya memiliki sebelah kaki, karena proses amputasi � juga akibat kanker osteosarcoma. Kedekatan keduanya menghasilkan percik asmara, yang ditolak Hazel Grace karena penyakitnya.

Seperti film lain dengan tema mirip, karakter utama di film ini diberi misi utama yang harus ia laksanakan. Semacam keinginan terakhir, bila akhirnya ia tidak selamat dari penyakit mematikan itu. Di film ini, misi utama itu adalah bertemu dengan penulis favorit Hazel Grace yang berada di Amsterdam. Kondisi tidak memungkinkan membuat perjalanan itu terlalu berisiko.

Karakter Augustus Waters diperankan oleh aktor muda Ansel Elgort, yang juga berperan di �Divergent�, namun justru berperan sebagai kakak laki-laki tokoh Shailene Woodley saat itu. Masih ingat? Ansel membawakan karakter Augustus Waters yang ceria, penuh semangat, dan begitu menarik simpati penonton. Melihat karakter ini, seakan ada sinar terang di sebuah drama yang diisi dengan karakter yang sekarat. Tapi titik balik di film ini, justru juga berasal dari tokoh satu ini.

Bagi yang sudah membaca novelnya, sudah tahu pasti bagaimana jalannya cerita. Chemistry Shailene dan Ansel di film ini pun bagus sekali. Shailene membawakan karakter Hazel Grace yang begitu cuek dengan penyakitnya, juga dengan  baik. Membuatmu berpikir, di kondisi hidup seperti apapun, pasti ada orang yang akan mencintai kelebihan dan kekurangan kita. Bahkan, hingga kita sudah tidak ada. Film ini baru masuk ke Indonesia akhir pekan ini dan seru ditonton dengan gang arisan atau teman-teman terdekat, lho

What's On Fimela
Loading