Sukses

Lifestyle

Alami Pelecehan, Jangan Takut untuk Melapor ke Sini

Fimela.com, Jakarta Kasus pelecehan seksual yang terjadi di KA Sembrani pada Selasa (23/4) kemarin viral dan menghebohkan masyarakat. Pasalnya, korban dengan nama akun Twitter @xrybqby menuliskan kronologi kasus yang menimpanya tersebut di Twitter. Dia mengaku mengalami pelecehan seksual di dalam KA Sembrangi oleh seorang penumpang di sebelahnya. 

Thread tersebut heboh karena menceritakan secara detail kronologi kejadian tersebut, disertai beberapa foto pelaku yang sedang berada di kereta makan. 

Namun, menurut VP Public Relations KAI Edy Kuswoyo, masalah ini sebenarnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan, keduanya sudah sepakat untuk tidak memprosesnya lebih lanjut. Kesepakatan ini, menurut Edy, sudah disaksikan oleh Kondektur dan Polsuska yang bertugas.

Meskipun begitu, kasus pelecehan seksual tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Pasalnya, pelecehan seksual termasuk tindakan kriminal. Untuk itu, siapa pun baik perempuan dan pria sebaiknya tetap selalu waspada dan berhati-hati di tempat umum. 

Kemana Harus Melaporkan Kasus Pelecehan Seksual?

Komisioner dan Wakil Ketua Komnas Perempuan, Budi Wahyuni pun ikut menanggapi kasus ini. Menurutnya, perempuan memang bukan objek seksual. Namun sayang, masih banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi pada perempuan dan pria di Indonesia. 

Mengadukan tindak kekerasan seksual memang bukan perkara mudah. Lantas, kemana perempuan korba harus melapor? Budi pun mengimbau kepada masyarakat, perempuan korban sebenarnya bisa melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib untuk langsung ditangani. 

"Himbauan kepada masyarakat, bahwa perempuan memang bukan objek seksual. Bagi perempuan korban sebaiknya melaporkan ke pihak berwajib," kata Budi. 

KAI dan Fasilitas Pengaduan

Selain itu, Budi juga berharap, pihak KAI memastikan setiap kereta dilengkapi dengan fasilitas informasi mengenai apa yang harus dilakukan jika pelecehan terjadi. 

"(Caranya), dengan menempatkan informasi tentang (langkah yang harus dilakukan) jika pelecehan terhadap perempuan terjadi," katanya. 

Selain itu, lanjut Budi, tempatkan juga pos aduan. Bagi korban dan siapa pun yang melihat tindakan pelecehan seksual, Sahabat Fimela dapat mengadukannya ke pihak yang berwajib, atau LBH APIK dan Komnas Perempuan. 

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Sikap Tegas Save the Children Desak Pemerintah untuk Lebih Melindungi Anak atas Dugaan Kekerasan Seksual di Luwu Timur
Artikel Selanjutnya
5 Cara Penting Keluar dari Lingkaran Pelecehan Seksual di Ruang Publik

Live Streaming

Powered by