Sukses

News & Entertainment

Anwar Fuady, Ikut Berduka dengan Meninggalnya Hadi Leo

Bintang.com, Jakarta Anwar Fuady, Ketua Persatuan  Sinetron Indonesia (Parsi) ikut berduka dengan meninggalnya aktor Hadi Leo yang bermain dalam sinetron Si Buta dari Gua Hantu. Pemeran Badra Mandrawata itu menurut Anwar adalah pribadi yang baik, ramah dan suka bergaul.

“Terus terang saya terkejut mendengar kabar meninggalnya mendiang Hadi Leo atau publik mengenal dia saat memerankan karakter Badra Mandrawata dalam sinetron dan film Si Buta dari Gua Hantu dan juga film-film bergenre laga yang ia bintangi lainnya. Hemat  saya dia adalah aktor yang total dalam berkarya dan memiliki kepribadian yang baik,” ujar Anwar Fuady kepada Bintang.com yang menghubunginya Senin (14/9/2015).

Baca juga: Selamat Jalan, Hadi Leo ‘Si Buta dari Gua Hantu’ Meninggal

Hadi Leo 'Si Buta dari Gua Hantu' (via Youtube)

Anwar mengaku kenal bagik dengan almarhum . “Saya banyak berinteraksi saat dia masih aktif main dalam sinetron Si Buta dari Gua Hantu. Setelah itu saya jarang derdengar dia main sinetron atau film apa. Mungkin ada kesibukan lain yang publik tidak perlu tahu. Sehingga ia pun tidak berbagi kabar soal yang berbau privasi itu,” terang Anwar.

Menurut penilaian Anwar, Hadi Leo adalah sosok yang supel dan baik hati. “Pribadinya bagus, orangnya ramah dan concern sama orang. Itu yang saya kenal soal almarhum. Saya berdoa semoga ia mendapatkan tempat yang layak di sisi Yang Maha Kuasa. Amal kebaikanya selama hidup di dunia diterima sebagai pahala dan bisa dijadikan bekal baginya di alam akhirat,” harap Anwar.

Hadi Leo sedang  beradegan di sinetron Si Buta dari Gua Hantu. (via Youtube)

Anwar yang sedang terperangkap syuting sinetron stripping Tukang Bubur Naik Haji, tak bisa berbuat banyak selain doa dan harapan agar almarhum tenang dan damai di sisi-Nya. “Bagi keluarga saya yakin kepergian almarhum Hadi Leo amat menyedihkan. Namun yakinlah ini adalah kehendak  Yang Maha Kuasa. Ajalnya sudah sampai dan jatah hidupnya di dunia  sudah berakhir,” katanya.

 

Loading