Sukses

News & Entertainment

Film Doctor Strange Dianggap Rasis, Ada Apa?

Bintang.com, Jakarta Dalam pembuatan film yang diadaptasi memang banyak menuai kendala. Sebelum ini, masyarakat mulai 'mengawal' proses pembuatan film Disney, Mulan. Hal tersebut dikarenakan mereka tidak ingin karakter utama film tersebut diperankan oleh pemain berkulit putih. Namun kini, perasaan bingung menerpa film Doctor Strange yang dianggap melakukan whitewashing.

Para penggemar mengatakan bahwa pemeran The Ancient One seharusnya adalah seorang berkebangsaan Tibet. Memilih Tilda  Swinton untuk memerankan tokoh tersebut dianggap sebagai tindakan yang rasis.

Tilda Swinton telah dikonfirmasi terlibat dalam film superhero Doctor Strange sebagai sang guru.

Kendati demikian, dilansir dari EW, Kevin Feig yang merupakan produser film ini mengaku punya alasan sendiri dalam pemilihan karakter The Ancient One. Baginya, ia ingin lebih mengeksplorasi dengan tidak terikat pakem yang ada di komik Marvel.

"J.A.R.V.I.S di dalam komik digambarkan sebagai seorang pelayan tua. Namun di film Iron Man dia merupakan sebuah sistem yang diperankan oleh Paul Betanny. Kami un selalu mencari carah untuk berubah," ujarnya seperti yang dilansir dari EW.

Benedict Cumberbatch di film Doctor Strange. foto: comingsoon.net

Tak hanya itu ia menambahkan bahwa dalam film tersebut Ancient One adalah gelar yang dimiliki banyak orang. Tidak sampai situ, beberapa orang pun menaruh kecurigaan pada kemunculan aktor Tibet bisa merusak hubungan negara tersebut dengan Cina dan Amerika Serikat. Jadi, mereka pun memutuskan untuk menggaet Tilda sebagai Ancient One di Doctor Strange.

Loading