Sukses

Entertainment

Soal Masuk Islam, Lindsay Lohan Diminta Ikuti Kata Hati

Fimela.com, Jakarta Rumor Lindsay Lohan memeluk agama Islam kian berhembus kencang saja. Apalagi baru-baru ini Lindsay mengunggah sebuah foto dengan keterangan 'Insaallah' yang merupakan ucapan dalam bahasa Arab yang sering dituturkan umat Muslim.

Lindsay Lohan menuliskan 'Insha Allah' dalam keterangan fotonya. (Instagram/lindsaylohan)

Beragam komentar pun langsung membanjiri unggahan Lindsay tersebut. Artis kelahiran New York, 2 Juli 1986 itu diminta untuk tetap mengikuti kata hatinya terkait keyakinan dalam beragama.

"Dengarkan kata hatimu, percaya kalau Tuhan ingin kamu melakukan terbaik yang kamu bisa lakukan. Aku mendukungmu," tulis ipunkk8. Hal senada juga diungkapkan rehman.butt.71, "Lindsay, kamu telah melakukan hal baik. Tinggal mengikuti kata hatimu dan mengambil langkah ke depan. Jangan bimbang Tuhan bersamamu,".

Lindsay Lohan (doc.dailymail.com)

Dalam sebuah kesempatan, Lindsay memang mengutarakan ketertarikkannya pada Islam. Ia pun mempelajari Al-Quran yang didapatkan dari seorang teman dekatnya. Dari kitab suci umat Muslim tersebut, Lindsay mengaku mendapat mendapatkan obat untuk lukanya.

"Itu seperti pelipur lara untuk saya. Itu seperti hal yang membuat saya merasa aman," kata Lindsay Lohan.

 Pertemuan Lindsay Lohan dan Bana el-Abed, gadis berusia 7 tahun yang mendokumentasikan penyerangan di Aleppo dengan Presiden dan Ibu Negara Turki. (Foto: AFP)

Saat ini, Lindsay tengah aktif menunjukkan kepeduliannya pada para pengungsi di Suriah. Bahkan, ia pun berencana menemui Donald Trump untuk ikut mengujungi dan membantu para pengungsi Suriah.

"Saya pikir itu akan menjadi hal positif bagi Ameika, untuk menunjukkan kepedulian dan dukungan kepada mereka (warga Suriah) dan untuk memberikan pengalaman untuknya (Donald Trump) atas apa yang dirasakan mereka," ujar Lindsay Lohan dalam wawancara bersama Dailymail.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading