Sukses

Entertainment

Metamorfosa Avril Lavigne, Sang Ratu Punk

Fimela.com, Jakarta Avril Lavigne lahir di Belleville, Ontario, Kanada. Sang ibunda merupakan keturunan Inggris, Skotlandia, dan Jerman. Sedangkan ayahnya, Jean Claude Joseph Lavigne merupakan keturunan orang Perancis dan Kanada.

Kemampuan vokal Avril diketahui saat ia berumur dua tahun dan menyanyikan lagu Jesus Love Me saat perjalanan pulang dari gereja. Pada tahun 1999, ia memenangkan sebuah kontes di radio untuk tampil bersama Shania Twain.

Saat itu Avril Lavigne dan Shania Twain menyanyikan lagu What Made You Say That. Dan kala itu, Avril memberitahu Shania akan menjadi seorang penyanyi terkenal.

Pada tahun 2002, Avril merulis album berjudul Let Go. Album ini menjadi nomor satu di Australia, Kanada, dan Inggris. Saat itu umur Avril masih 17 tahun, ia menjadi solois perempuan termuda yang mempunyai album nomor satu di UK Albums Chart.

Metamorfosa Avril Lavigne. (Foto: mukidsite.com, Desain: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Metamorfosa Avril Lavigne. (Foto: AFP, Desain: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Avril Lavigne muncul sebagai idola remaja yang dijuluki sebagai Punk Princess. Tidak hanya albumnya saja yang sukses, gaya berpakaian Avril yang memadukan gaya skater, gothic, street style, dan girly pun diikuti banyak orang.

Metamorfosa Avril Lavigne. (Foto: AFP, Desain: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Seiring bertambahnya usia, gaya berpakaian Avril Lavigne pun ikut berubah. Penyanyi kelahiran 27 September 1984 ini mengatakan jika gaya berbusananya sedikit banyak dipengaruhi lini fashion yang sedang ia geluti.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading