Sukses

News & Entertainment

Jajal Musik EDM, Paul T-Five Bertaruh Nyawa untuk Karya Baru

Bintang.com, Jakarta Bagi pendengar musik era 90-an, karakter suara Paul T-Five pastinya sudah tidak asing lagi. Bersama rekan satu bandnya, kualitas suara Paul yang kental nuansa RnB turut berperan besar membawa T-Five ke puncak kejayaan sebagai grup musik di eranya.

Namun, lain dulu lain sekarang. Saat selera musik masyarakat bergeser seperti saat ini, ditambah vakumnya T-Five berkarya dalam beberapa tahun terakhir, Paul mencoba peruntungan lain lewat jalur musik EDM. Terakhir, Paul diketahui menjadi salah satu peserta ajang pencarian bakat bertema EDM di salah satu stasiun televisi swasta.

Terceburnya Paul ke ranah musik EDM lewat sebuah ajang pencarian bakat tampaknya tidak sia-sia. Di tahun 2017 ini, Paul akhirnya pecah telur dengan mengeluarkan sebuah karya musik EDM berjudul Smile I Miss You. Bersama dengan Kimmi Chan, sahabat lamanya, Paul bercerita soal karya terbarunya itu.

"Kejadiannya cepet banget. Dia (Kimmi) ngirim lirik, track-nya, saya buat nadanya. Prosesnya cepet, gua buat malam-malam, jam 3 pagi udah jadi semua," ucap Paul di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Proses serba cepat dalam karya kolaborasinya dengan Kimmi Chan dalam penggarapan lagu nyatanya berbanding terbalik saat keduanya menggarap video klip untuk lagu Smile I Miss You. Dikatakan Paul, menggarap video klip di Bali, ia dan Kimmi sampai harus bertaruh nyawa agar dapat gambar terbaik untuk video klipnya tersebut.

Paul T-Five dan Kimmi Chan (Rivan Yuristiawan/Bintang.com)

"Kenapa di Bali, karena kita mau merepresentasikan Indonesia ya. Itu taruhan nyawa bikin video klipnya di pantai batu-batu. Kita seharian di situ, hampir 12 jam," ungkapnya.

Memang, Paul T-Five dengan Kimmi Chan tidak main-main dalam kolaborasinya ini. Selain bekerjasama dengan Echa Anggara, salah satu produser musik elektronik kenamaan bertaraf internasional, pihak CBM Entertainment, label yang menaungi mereka berencana membawa lagu Smile I Miss You sampai ke kancah internasional.

Loading