Sukses

News & Entertainment

"Coldplay Live 2012" Dokumentasi Megah Icon Musik Dunia

Bagi Fimelova yang sering menghadiri konser musik, mungkin pernah terpikirkan bahwa histeria semalam menonton konser hanya berakhir dengan kenang-kenangan tiket (dan mungkin foto-foto – bila dokumentasi pribadi dibolehkan).

Bulan lalu, sebuah jaringan bioskop premium di Jakarta menayangkan “Coldplay : Live 2012.” Bagi para penggemar musik, penikmat film musik, fans berat Coldplay, dan mereka yang selalu mengejar dokumentasi konser dalam kualitas yahud sudah pasti hadir malam itu.

“Coldplay: Live 2012” adalah album live, sekaligus film konser dari grup Coldplay yang pertama setelah 9 tahun “A Rush of Blood to the Head.” Album live juga film konser ini adalah dokumetasi dari penampilan Coldplay sejak tahun 2011 dalam mempromosikan album terakhir mereka “Myloto Xyloto.” Apa rasanya menonton sebuah film konser? Apalagi dari musisi sekelas Coldplay?

The feeling was out of this world. Paling nggak begitu pengakuan kebanyakan yang sudah menonton film itu. Ingat “This Is It”? yang mendokumentasikan rangkaian latihan Michael Jackson untuk konser terakhirnya yang malah menjadi film (karena sang icon akhirnya wafat sebelum sempat menjalani rangkaian konsernya). Kurang lebih seperti itu itu. Tapi ini Coldplay, bukan Michael Jackson. Musisi yang ‘baru’ menemani kita di era 1990an. Awal kemunculannya diperkirakan nasib mereka nggak akan lama. Karena banyak grup segenerasi mereka yang hanya terkenal dengan 1 lagu. Kemudian menghilang.

Tentunya, film “Coldplay Live 2012” berisi behind the scene semua perjalanan konser mereka sejak tahun lalu. Berikut komentar-komentar setiap anggota band. “Kami melewati masa-masa perpecahan, addiction, masa-masa gelap, Kami nggak ceritakan hal seperti itu pada banyak orang. Setelah sekian lama bersama kami punya ikatan yang orang lain nggak punya, kami nggak mau merusak itu” ucap Chris Martin di salah satu bagian film ini.  

Dengan Coldplay yang semakin besar dan penggemar yang semakin banyak jumlahnya, nggak heran mereka kemudian dianggap sebagai U2 ‘terbaru.’ Terserah apa kata orang, tapi film konser mereka yang terbaru ini memperlihatkan dengan jelas kualitas sebuah grup musik yang memang ditakdirkan untuk besar dan dibicarakan orang sampai jaman berakhir. Tiket mahal yang dibeli penggemar untuk menyaksikan mereka live seakan dikembalikan saat film ini dirilis. Histeria, pengalaman, keseruan, sampai perasaan-perasaan lain yang nggak bisa digambarkan akan muncul kembali saat menyaksikan film ini. Terlebih lagi versi DVD yang sudah dirilis tentu membuatnya menjadi collectible item yang nggak boleh dilewatkan. “I was there,” mungkin kalimat itu bisa terucap sendiri (tentunya buat kamu yang sempat hadir di salah satu konser mereka).

On the other note, kamu juga bisa menyaksikan film dokumenter kurang dari 30 menit milik Jay-Z. Also categorized as music film “Where I’m From” menceritakan kisah belakang layar persiapan hingga potongan-potongan 8 pertunjukkan yang dilakukan Jay-Z di Brooklyn, September lalu. Konser ini dibuat Jay-Z untuk membangkitkan sebuah kawasan yang dulu sempat ia tinggali semaca kecil. Kabarnya konser itu mampu bangkitkan kembali spirit mereka yang tinggal di seputar area konser. Dokumenter ini juga tersedia online. In the mean time, nikmati trailer “Coldplay Live 2012” berikut ini.

"Coldplay Live 2012" trailer is courtesy of ColdplayTV