Sukses

News & Entertainment

Jeremy Thomas: “Perempuan Bekerja Itu Seksi”

2 dari 3 halaman

Next

Jeremy Thomas

Obrolan FIMELA.com  yang diawali oleh pertanyaan tentang kesibukannya akhir-akhir ini, dijawabnya dengan keseriusan ayah dua anak ini dalam mendukung perkembangan karier istrinya. Menurut pendapatnya, istri yang bekerja dan berkarya adalah tipe perempuan yang disukainya. Kenapa?

“Karya itu adalah contoh yang positif bagi anak dan suami. Untuk anak sendiri, secara psikologis memberikan gambaran yang baik untuk anaknya. Memberikan contoh itu sangat penting, baik yang terlihat maupun yang nggak terlihat. Ya lihat saja, kenapa banyak orang yang mengidolakan Ibu Kartini. Karena dia sudah melakukan berbagai prestasi yang bisa diteladani dan diikuti. Hal ini sama halnya seperti perempuan yang berkarya, namun tetap jangan lupakan sisi normatifnya, yaitu menghargai suami dan mengayomi keluarga,” urainya.

Jeremy memang siap sekali berdiri di belakang Ina, istrinya, untuk mengembangkan lebih luas clothing line kreasi istrinya, yang terbagi ke dalam empat versi yaitu glamor, edgy, pakaian muslim, dan batik. Di dalam kamusnya, nggak ada istilah terancam atau cemburu melihat pasangan hidupnya berkarier bagus.

“Banyak sekali ketidaksiapan mental dari para suami yang melihat istrinya berkarier dan berkarya, karena masalah faktor kultur dan ego yang menganggap kalau laki-laki harus bisa mengontrol semuanya. Secara kaidah normatif, perempuan memang sebaiknya menghormati suaminya. Tapi itu hanya secara normatif, secara prestasi dan karier perempuan harus dikasih playground untuk menemukan jati dirinya sehingga mereka nggak hanya diapresiasi sebagai istri yang melayani suami, namun juga perempuan yang berhasil berkarya. Di zaman seperti ini, perempuan akan terlihat lebih menarik dan lebih diapresiasi bila mempunyai suatu karya yang positif.  Makanya, saya mendukung banget Ina untuk melakukan apapun asal di arah yang baik dan benar. Urusan respek terhadap suami tetap baik, namun soal karya juga berjalan,” jelas laki-laki yang masih suka tidur seranjang ramai-ramai dengan anaknya ini.

"Di zaman seperti ini, perempuan akan terlihat lebih menarik dan lebih diapresiasi bila mempunyai suatu karya yang positif,"

Jeremy lalu melakukan perubahan di bisnis clothing line Ina dengan mengubahnya menjadi online business. Apa alasannya melakukan itu?

Online business memudahkan para perempuan yang mempunyai talenta untuk bisa mendirikan perusahaan tanpa terbelit kerumitan izin pendirian perusahaan, membangun toko, dan lain-lain. Di online, kita hanya perlu membuat barang yang bagus dipajang, dan seluruh dunia bisa lihat. Cost free. Saya sendiri belajar dulu untuk mengubah bisnis clothing line Ina yang tadinya berbasis butik menjadi online. Perempuan zaman sekarang sangat familiar dengan dunia online,” kata laki-laki yang berencana membuat reality show tentang keluarganya sendiri ini.

 

3 dari 3 halaman

Next

Jeremy Thomas

 

Lalu, nggak takutkah ia akan tertinggal di belakang dengan semakin majunya karier Ina?

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang berani tidak populer, karena nggak mungkin menyenangkan semua pihak. Sama juga halnya dengan kepala keluarga yang baik adalah kepala keluarga yang siap menjadi nggak populer di mata istri dan anak-anaknya pada saat ia mengambil sikap yang sudut pandangnya benar. Menurut saya, perempuan di atas umur 30 tahun membutuhkan achievement sebagai pengakuan diri kalau bisa menghasilkan sesuatu. Bekerja masih jauh lebih baik dari hanya arisan nggak karuan dan membicarakan hal yang nggak baik,” alasannya lugas tentang karier istrinya.

Namun jangan keburu mengira bahwa kesibukannya hanya mendukung bisnis clothing line milik Ina, karena sebenarnya ia masih mempunyai bisnis lain, yaitu perusahaan yang menangani para klien untuk menempatkan iklan di stasiun televisi di bawah situs www.vmtcreative-network .com, serta GTR network yang menangani strategic acquisition opportunity, yaitu mencari kesempatan yang menarik untuk diakusisi lalu nantinya akan ditawarkan kepada private acquity atau bankir. Ia akui, ketajaman ilmu bisnisnya didapat setelah mengenyam pendidikan di School of Bussines Managementdi Institut Teknologi Bandung. "

Bekerja masih jauh lebih baik dari hanya arisan nggak karuan dan membicarakan hal yang nggak baik,”

Hanya itu yang ia kerjakan? Belum semuanya, karena diam-diam Jeremy ternyata juga berinsting bagus dalam membuat acara reality show. Tercatat serial “Pulang Kampung”, “Koper Selebriti”, “Bye Bye Big”, dan lain-lain, adalah hasil kreasinya, dan tahun ini ia sudah merencanakan untuk membuat empat lagi reality show di genre keluarga, olahraga, dan hiburan. “Karena showbiz itu menarik dan dekat dengan saya, makanya saya selalu suka berkerja di bidang ini,” tutupnya sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipi khasnya.